WANITAINDONESIA.CO – Nama keluarga Sungkar telah lama identik dengan dunia motorsport Tanah Air. Jejak prestasi yang dimulai oleh Helmy Sungkar sebagai generasi pertama kemudian diteruskan oleh Rifat Sungkar yang sukses menorehkan berbagai pencapaian di kancah nasional maupun internasional. Kini, sebuah babak baru tengah dimulai melalui sosok muda bernama El Mayka Sungkar.
Melalui program bertajuk The Legend Continues, Rifat Sungkar memulai perjalanan panjang untuk mempersiapkan El Mayka sebagai generasi ketiga keluarga Sungkar di dunia motorsport. Namun, program ini bukan sekadar tentang melahirkan pembalap hebat. Lebih dari itu, The Legend Continues menjadi wadah pembentukan karakter, mental, disiplin, dan nilai-nilai kehidupan yang selama ini menjadi fondasi keluarga Sungkar.
Menariknya, perjalanan tersebut mendapat dukungan teknologi dari Telkomsel melalui layanan 5G yang membantu proses latihan dan pengembangan kemampuan El Mayka secara lebih optimal.
“The Legend Continues bukan program untuk menciptakan tekanan kepada El Mayka agar menjadi seperti saya. Ini adalah perjalanan untuk memperkenalkan nilai, disiplin, kerja keras, dan rasa hormat terhadap proses. Saya ingin dia memahami bahwa menjadi pembalap bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan tanggung jawab,” ujar Rifat Sungkar.
Membangun Pembalap dari Karakter, Bukan Sekadar Kecepatan
Program yang dimulai sejak 2025 ini dirancang sebagai roadmap pembinaan jangka panjang hingga 2031. Dalam tahun pertamanya, program tersebut telah memberikan fondasi awal yang dinilai cukup positif. Memasuki 2026, berbagai strategi dan pemanfaatan teknologi semakin dimatangkan untuk mendukung perkembangan El Mayka.
Perjalanan El Mayka akan dibagi ke dalam lima fase pembinaan yang dirancang secara bertahap sesuai usia dan kesiapan mentalnya.
Pada fase Foundation (2025–2026), El Mayka mulai diperkenalkan dengan dunia reli sebagai navigator dan learner. Ia belajar membaca pace note, memahami navigasi, membangun komunikasi di bawah tekanan, serta mengenal pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam sebuah tim balap.
Selanjutnya, fase Transition (2027) menjadi langkah awal untuk memasuki kompetisi junior kelas pemula. Fokus utamanya bukan mengejar podium, melainkan memperkaya pengalaman dan membangun konsistensi sebagai calon pembalap profesional.
Memasuki fase Development (2028–2029), kemampuan teknis, strategi balap, kerja sama tim, hingga mental bertanding akan diasah lebih intensif melalui berbagai kompetisi nasional junior. Pada tahap ini, El Mayka juga didorong untuk mulai menemukan identitasnya sendiri sebagai pembalap muda.
Kemudian pada fase Preparation (2030), ia dipersiapkan menjadi advanced driver dengan tanggung jawab yang lebih besar sebagai atlet. Tidak hanya kemampuan mengemudi, aspek kepemimpinan dan relasi profesional di dunia motorsport juga akan menjadi fokus pembinaan.
Sementara itu, fase puncak Continuation (2031) diproyeksikan menjadi momentum El Mayka tampil sebagai independent racer yang siap bersaing di level nasional maupun internasional junior dengan membawa nilai-nilai keluarga Sungkar dalam versinya sendiri.
Menjaga Warisan, Memberi Ruang untuk Bermimpi
Bagi Rifat, keberhasilan program ini bukan diukur dari seberapa banyak trofi yang berhasil diraih El Mayka di masa depan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana putranya mampu menemukan jalannya sendiri dan menikmati setiap proses yang dijalani.
“El Mayka adalah generasi ketiga keluarga Sungkar di motorsport, tetapi saya tidak ingin dia hidup di bawah bayang-bayang siapa pun. Saya ingin dia tumbuh dengan caranya sendiri, menemukan passion-nya sendiri, dan suatu hari nanti berdiri di lintasan sebagai dirinya sendiri, bukan sekadar anak dari seorang Rifat Sungkar,” ungkapnya.
Melalui The Legend Continues, keluarga Sungkar menunjukkan bahwa warisan terbesar dalam dunia balap bukan hanya soal kemenangan atau koleksi trofi. Legacy sesungguhnya terletak pada nilai, ketekunan, dan keberanian untuk terus belajar dari awal.
Dengan dukungan teknologi 5G dari Telkomsel, perjalanan El Mayka menjadi simbol regenerasi motorsport Indonesia yang memadukan pengalaman lintas generasi dengan inovasi masa depan. Sebuah langkah yang membuktikan bahwa legenda tidak pernah berhenti, melainkan terus berlanjut melalui generasi berikutnya. (srv)

