Site icon Wanita Indonesia

Tembus Ribuan Kemitraan Bisnis, Industri Kuliner dan Perhotelan Nasional Siap Tancap Gas

Pengunjung tengah mencari informasi di salah satu tenda pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di Jakarta. (FHI)

WANITAINDONESIA.CO – Ekosistem bisnis makanan, minuman, dan perhotelan (hospitality) di Indonesia kini bergerak kian pesat dan penuh gairah. Pertumbuhan sigap ini tecermin dari keberhasilan pameran berskala internasional, Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026, yang bertempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Perhelatan akbar tersebut berhasil memfasilitasi lebih dari 2.800 temu bisnis (business matching) yang mempertemukan para pelaku usaha, distributor, pembeli, hingga investor dari puluhan negara.

Integrasi besar yang mempertemukan rantai pasok kuliner hingga teknologi perhotelan ini menjadi sinyal kuat bahwa daya saing industri nasional semakin diperhitungkan di kancah global.

Portfolio Director Food & Hospitality Indonesia 2026, Meysia Stephanie, mengungkapkan rasa optimisnya atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh para peserta maupun pengunjung profesional dari berbagai belahan dunia.

“Berbagai kemitraan yang terjalin selama penyelenggaraan FHI diharapkan menjadi kerja sama bisnis jangka panjang yang mampu memperluas akses pasar sekaligus memperkuat posisi industri Indonesia di pasar internasional,” ujar Meysia Stephanie di Jakarta.

Ajang yang menampung 576 perusahaan dari 33 negara serta menarik lebih dari 34.000 pengunjung profesional dari 62 negara ini tidak sekadar menjadi tempat jual beli. Kolaborasi berskala lintas sektor turut tercipta berkat hadirnya Hotelex Indonesia, Fine Furniture & Deco Asia (FFDA), dan ProPak Indonesia. Kesatuan ini menghadirkan solusi menyeluruh, mulai dari teknologi manufaktur, pengemasan, desain interior, hingga efisiensi rantai nilai industri kuliner dan perhotelan.

Di samping penjajakan bisnis, gelaran ini juga menaruh perhatian besar pada transformasi industri melalui penerapan teknologi dan prinsip keberlanjutan. Perum BULOG hadir mengenalkan layanan pengendalian hama JASTASMA demi menjaga standar keamanan pangan di sektor hotel, restoran, dan katering. Sementara itu, kolaborasi WaterHub dan Kopi Jago memanfaatkan teknologi Internet untuk Segala (Internet of Things/IoT) guna memantau kualitas penggunaan air secara tenggat nyata (real time) demi memangkas biaya operasional.

Isu ramah lingkungan juga diangkat secara nyata melalui sosialisasi Sistem Pangan Berkelanjutan (Circular Food System) oleh FoodCycle Indonesia. Langkah nyata ini tercatat telah mendistribusikan lebih dari dua juta porsi makanan, menyelamatkan sekitar 1.500 ton bahan pangan, dan berhasil menekan emisi karbon dioksida hingga 4.000 ton. Penerapan program bebas sampah (zero waste), pengumpulan minyak jelantah untuk Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF), hingga stasiun pengisian kendaraan listrik semakin mempertegas komitmen menuju industri modern yang ramah lingkungan.

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia pun tak luput dari perhatian. Lewat lokakarya dan kelas mahir (masterclass), para koki profesional membagikan ilmu serta keterampilan teknis demi mencetak tenaga kerja yang semakin tangguh.

Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Chef Rafael Triloko Basanto, menegaskan pentingnya pembinaan talenta muda melalui pelatihan langsung serta kompetisi bergengsi.

“Ajang ini juga menjadi wadah pengembangan talenta nasional melalui berbagai kompetisi profesi, termasuk Indonesia Barista Championship, Tea Masters Cup, dan World Fashion Drinks Competition,” tutur Chef Rafael Triloko Basanto. Para pemenang dalam kompetisi tersebut nantinya akan membawa nama baik Indonesia di panggung kejuaraan tingkat dunia.

Keberhasilan FHI 2026 membuktikan bahwa kolaborasi solid antara inovasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama membawa produk serta layanan Indonesia bersinar di pentas dunia. Semangat dan optimisme perkembangan industri ini siap berlanjut kembali pada penyelenggaraan FHI mendatang yang dijadwalkan bergulir pada 21 hingga 24 Juli 2027 di JIExpo Kemayoran. (Gdi)

Exit mobile version