Telkomsel Cari Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak bagi Indonesia di Program Impact Incubator NextDev ke-12

Telkomsel kembali menghadirkan NextDev tahun ke-12 dengan mengusung tema AI-Powered Innovations. Program ini terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu Scouting, Academy, dan Summit. Nexdev tahun ke-12 ini berfokus pada impact incubator yang mendorong kapabilitas AI technopreneur untuk berinovasi dan menciptakan manfaat nyata yang berkelanjutan.

NextDev mencari solusi digital berbasis AI serta membuka peluang kolaborasi bisnis bersama Telkomsel.

WANITAINDONESIA.CO — Telkomsel kembali membuka NextDev ke-12, program impact incubator bagi purpose-driven technopreneurs Indonesia yang mengembangkan solusi digital untuk menjawab isu sosial dan lingkungan. Mengusung tema “AI-Powered Innovations”, NextDev tahun ini memprioritaskan para technopreneur yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi artificial intelligence (AI) untuk menciptakan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8% sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4% dari pendanaan AI di Asia Tenggara. Program NextDev berupaya mendukung pemanfaatan AI oleh technopreneurs lokal agar dapat ditopang dengan fundamental bisnis yang kuat, pemahaman pasar, dan solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan, “NextDev menjadi wadah bagi para technopreneur untuk membuktikan bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat menjawab persoalan nyata. Sebagai impact incubator, NextDev akan mendampingi mereka memperkuat teknologi, bisnis, dan dampak, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem Telkomsel. Program CSR ini menjadi salah satu wujud semangat Melayani Sepenuh Hati Telkomsel melalui penguatan founders dan solusi digital yang dapat mengakselerasi kemajuan Indonesia.”

Baca Juga :  Kini Pelanggan Telkomsel & IndiHome Bisa Reservasi Layanan GraPARI dari Rumah
Sebanyak 20 technopreneurs terpilih akan mengikuti validasi dan pitching session sebelum diseleksi menjadi 10 peserta NextDev Academy. Para peserta terpilih juga akan memperoleh pendampingan dari mentor di bidang teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, memperkuat model bisnis, meningkatkan operasional, dan menciptakan nilai tambah melalui AI.

NextDev ke-12 terdiri atas tiga tahap, yaitu Scouting, Academy, dan Summit. Sejak tahap Scouting, kurasi akan memprioritaskan solusi yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi AI. Penilaian mencakup performa bisnis, dampak, keunikan inovasi, serta kualitas dan kesiapan technopreneurs.

Sebanyak 20 technopreneurs terpilih akan mengikuti validasi dan pitching sebelum diseleksi menjadi 10 peserta NextDev Academy. Mereka akan memperoleh pendampingan dari mentor di bidang teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, memperkuat model bisnis, meningkatkan operasional, dan menciptakan nilai tambah melalui AI.

Baca Juga :  Sambut Kemeriahan Momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Telkomsel Siaga Siapkan Konektivitas dan Layanan Digital Terdepan

Best Technopreneur NextDev ke-10, Founder & Director Luarkampus.id, Syekh A. Ageng, mengatakan, “Bagi kami, NextDev adalah ruang yang baik untuk menguji solusi, memperkuat fundamental bisnis, dan belajar langsung dari para mentor serta pelaku industri. Berangkat dari Pontianak, kami merasakan bagaimana NextDev membuka koneksi, wawasan tentang AI, dan peluang untuk bertumbuh lebih jauh. Saya mengajak para technopreneur, dari mana pun asalnya, untuk bawa solusi terbaiknya ke NextDev. Jangan tunggu semuanya sempurna, karena proses inilah yang bisa membantu kita membangun inovasi yang semakin jitu dan berdampak.”

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyampaikan bahwa, sebagai program impact incubator, NextDev dapat menjadi wadah bagi para technopreneur untuk membuktikan bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat menjawab persoalan nyata. Program CSR ini menjadi salah satu wujud semangat Melayani Sepenuh Hati Telkomsel melalui penguatan founders dan solusi digital yang dapat mengakselerasi kemajuan Indonesia.

Sepuluh technopreneurs terbaik juga berkesempatan menjajaki kolaborasi bisnis dengan unit terkait di Telkomsel, mulai dari eksplorasi kebutuhan, pengembangan dan uji coba solusi, hingga peluang integrasi atau komersialisasi sesuai kesiapan dan relevansi masing-masing. Perkembangan dan bukti dampak peserta kemudian akan dipresentasikan dalam NextDev Summit pada 2027.

Baca Juga :  Telkomsel Jabotabek Jabar dan FITA Ajak Komunitas Lari Rayakan Semangat Kemerdekaan melalui “JawaraFit- Running Road to Merdeka Run”

Tahun ini, Roadshow NextDev di Jakarta, Makassar, Batam, Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta turut menghadirkan Pitching Battle. Technopreneurs lokal yang lolos kurasi awal dapat mempresentasikan solusinya di hadapan panel juri untuk memperoleh masukan, eksposur, dan peluang seleksi nasional.

Dalam 11 penyelenggaraan sebelumnya, NextDev telah menginkubasi 162 perusahaan digital dari 6.798 pendaftar dengan dukungan 2.316 ahli dan mentor. Para alumninya terus berkembang melalui akselerasi dan kolaborasi dalam ekosistem Telkomsel, termasuk di bidang pertanian, pendidikan, investasi, mobilitas listrik, efisiensi energi, dan gim digital.

Technopreneurs dari seluruh Indonesia dapat mendaftarkan solusi digital yang memiliki relevansi masalah, potensi dampak, keunikan inovasi, dan fondasi bisnis untuk bertumbuh, mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026 melalui laman pendaftaran NextDev. (Srv)