WANITAINDONESIA.CO – Ibu Hamil, dan Menyusui menjadi salah satu fokus penting bagi Klinik Utama Sakti Medika.
Untuk memberikan pemahaman yang baik ihwal kondisi bumil, dan busui diselenggarakan Talkshow Inspiratif “Kupas Tuntas Atopik, ASI, Cantiknya Bumil, & Busui, di Gedung Klinik Utama, Sakti Medika Tebet, Jakarta (Minggu, 23/11).
Acara dikemas menarik dengan menghadirkan panduan lengkap, dan praktis bagi masyarakat awam khususnya bumil, dan busui mengenai kulit sensitif pada anak (atopik), pentingnya Air Susu Ibu (ASI), nutrisi terbaik, serta tips menjaga self-esteem Ibu.
Dua narasumber wanita ahli dibidangnya, dr. Tina Wardhani Wisesa, Sp.D.V.E., Subsp.D.A., FINSDV, FAADV, dan dr. I Gusti Ayu Partiwi, Sp.A.,MARS membagikan pengetahuan, serta wawasan baru yang menjadi insight menarik bagi para peserta.
Dokter Tina menyoal pentingnya menjaga kesehatan kulit anak, serta upaya mempercantik kulit bunda dengan kiat jitu melawan atopik (eksim) agar dapat tampil menawan.
Dipaparkan eksim atau dermatitis atopik pada bayi, dan anak seringkali tentu ibu cemas. Penyakit bersifat kronis, sering kambuh namun tak menular.
Gejalanya ruam kemerahan, kulit kering disertai dengan gatal yang kuat. Area terdampak seperti pipi, lipat siku, lipat lutut yang jika tak segera ditangani dengan benar dapat meluas.
Faktor pencetus eksim beragam dari genetik atau keturunan, lalu faktor lingkungan seperti suhu, debu, dari bahan-bahan iritan hingga sejumlah makanan tertentu yang dapat memicu penyakit kambuh.
Untuk mengatasi Eksim pada bayi, dan anak dibutuhkan strategi pencegahan, serta penanganan yang tepat.
Ketika menyoal penampilan ibu, Dokter Tina memberi alert bahwa masa kehamilan, dan menyusui seringkali diikuti dengan kondisi fisik yang berubah, tak lagi menarik. Ini kerap membuat ibu kehilangan rasa percaya diri.
Penting untuk memperhatikan nutrisi, makanan juga suplemen yang tepat agar bumil, dan busui berenergi, serta dapat menjalankan kedua fase tersebut dengan penuh semangat, dan bahagia.
Bumil, dan busui harus menjaga kesehatan kulit mereka. Saran dokter Tina untuk menggunakan produk yang aman, menyesuaikan dengan jenis, serta kondisi kulit.
Yang menarik Dokter Tina mengajak peserta untuk menjaga aspek kesehatan mental. Caranya lakukan metime. “Kapan terakhir ibu melakukannya? tanya Dokter Tina. Sebagian peserta terdiam sembari tersenyum, “Wah ternyata penting juga ya rehat dari kesibukan dengan memanjakan diri, “ujar salah seorang peserta antusias.
“Selain tak kalah penting dukungan dari pasangan, “tambah Dokter Tina.
Untuk mendukung kesehatan mental bumil, dan busui, ibu-ibu harus menguasai seni berpakaian. “Berpakaian itu nyaman, serta modis lho ya, “terang Dokter Tina. Menurutnya hal ini merupakan ‘kosmetik’ terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Menyusui ‘Mendidik’ Sistem Kekebalan Tubuh Bayi
Tak kalah inspiratif paparan dari Dokter Tiwi. Dokter berpembawaan ramah ini memaparkan manfaat ASI Eksklusif sebagai Langkah Awal Cegah Alergi Pada Bayi.
Dia menerangkan proses ASI yang dapat mencegah, serta meminimalkan alergi pada bayi. Menurutnya, ASI merupakan makanan pertama, dan yang paling lengkap bagi bayi. Selain memberikan nutrisi sempurna, juga perlindungan alami bagi sistem kekebalan tubuh. Mengandung perpaduan seimbang antara protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
Penting, dikarenakan semua nutrisi yang terkandung di dalam ASI mudah diserap oleh tubuh bayi. Nutrisi rasa bahkan beberapa senyawa bioaktif dari makanan yang dikonsumsi ibu dapat tersalurkan ke dalam ASI. Sayangnya kandungan nutrisi di dalam ASI berbeda satu ibu dengan ibu lainnya. Hal ini terjadi karena pola makan ibu.
Dokter Tiwi menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang beragam, serta berimbang agar semakin kaya kandungan nutrisi dalam ASI yang diberikan kepada bayi.
Selain itu, paparan beragam rasa, dan nutrisi melalui ASI dapat membantu bayi lebih mudah menerima berbagai makanan saat MPASI, serta dapat menurunkan risiko alergi makanan.
Kekuatan ASI sebagai superfood mengandung antibodi, sel imun, serta komponen khusus seperti oligosakarida, dan bakteri baik yang berperan melatih sistem imun bayi. Komponen ini membantu tubuh bayi belajar mengenali zat yang tidak berbahaya seperti protein dari makanan. Sehingga tak menimbulkan reaksi berlebihan pemicu alergi.
Esensinya, menyusui bukan hanya untuk memuaskan kebutuhan dasar bayi, namun berfungsi untuk ‘mendidik’ sistem kekebalan tubuh bayi. Pola makan yang benar ibu menjadi fondasi kuat bagi tumbuh kembang, toleransi, dan kesehatan jangka panjang anak.
Waktu menyimak penjelasan Talkshow interaktif “Kupas Tuntas Atopik, ASI, & Cantiknya Bumil, dan Busui” seluruh peserta merasa waktu bagaikan berlari begitu cepat. Ini dikarenakan peran dari dr.R.Amanda Sumantri, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV selaku moderator. Dia mampu membuat suasana menjadi lebih hangat, ceria, dipenuhi oleh rasa keingintahuan para peserta. (*)