Site icon Wanita Indonesia

Sosok Linda Anggrea di Balik Koleksi Terbesar Buttonscarves ‘Tropical Paradise Takeover: Under The Sea Series” di PIK 2

Sosok inspiratif di balik kesuksesan Buttonscarves ini kembali mengejutkan industri mode tanah air lewat aktivasi tahunan terbesar mereka: Tropical Paradise Takeover: Under The Sea Series. Foto : Dok. Buttonscrave

WANITAINDONESIA.CO – Bagi Anda para pencinta modest fashion, nama Linda Anggrea tentu sudah tidak asing lagi. Sosok inspiratif di balik kesuksesan Buttonscarves ini kembali mengejutkan industri mode tanah air lewat aktivasi tahunan terbesar mereka: Tropical Paradise Takeover: Under The Sea Series.

Digelar selama satu bulan penuh mulai 17 Juli hingga 17 Agustus 2026, Buttonscarves menyulap destinasi lifestyle hits Land’s End, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, menjadi surga bawah laut yang imersif. Tidak tanggung-tanggung, instalasi berskala masif ini memadukan pameran mode, instalasi foto interaktif, hingga kolaborasi kuliner eksklusif.

Namun, di balik kemegahan acara ketiga dari rangkaian Tropical Paradise ini (setelah kesuksesan Misool Series di 2024 dan Forestis Series di 2025), ada cerita menyentuh tentang dedikasi, kerja keras, dan rahasia bisnis Linda Anggrea yang patut ditiru oleh setiap perempuan mandiri.

Menakhodai brand sebesar Buttonscarves yang kini memiliki 57 toko di Indonesia, Malaysia, dan Singapura bukanlah perkara mudah. Di balik pertumbuhan bisnis Buttonscarves yang melesat tajam di tahun 2026 ini, Linda mengaku bahwa kunci utamanya adalah mendengarkan.

“Tahun ini jujur kita bekerja lebih keras. Tapi Alhamdulillah, Buttonscarves terus tumbuh lebih baik dari tahun 2025. Kuncinya kami mendengar apa yang konsumen mau dan apa yang tidak mereka suka,” ungkap alumnus Administrasi Bisnis Universitas Indonesia ini dengan ramah.

Berbeda dengan brand global besar yang memiliki birokrasi panjang, Linda justru memanfaatkan posisinya untuk membuka akses komunikasi langsung dengan para BS Lady (sebutan komunitas loyal Buttonscarves). Ia kerap membaca langsung Direct Message (DM) di media sosialnya demi mendapatkan umpan balik yang cepat.

“Aku belajar, kalau kita mendengarkan audience, jawabannya itu sudah ada di situ. Kita tidak perlu terlalu berdebat di ruang meeting, karena jawabannya ada di luar ruang meeting,” tambahnya sembari tersenyum.

Kejelian Linda dalam mendengarkan konsumen diaplikasikan langsung pada Under The Sea Series. Jika tahun lalu Buttonscarves didominasi warna-warna magenta, tahun ini mereka berani bermain dengan palet yang lebih bold dan berani.

Koleksi kali ini menonjolkan warna Deep Teal, sebuah tren warna global menyambut musim gugur (autumn/winter), yang dipadukan dengan teknik gradasi warna yang menyerupai keindahan kedalaman laut.

Foto : Dok. Buttonscrave

Proses di balik layar pembuatan warna gradasi ini ternyata membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Tim product development Buttonscarves harus melakukan trial and error cetak kain hingga puluhan ribu kali demi mendapatkan transisi warna yang sempurna.

“Product development itu memang butuh kesabaran. Untungnya, karena kami memiliki fasilitas produksi sendiri, kami punya kebebasan bereksplorasi. Bahkan begitu Tropical Paradise tahun ini selesai di bulan Agustus, tim kami langsung bekerja untuk Tropical Paradise tahun depan. Persiapannya matang layaknya bersiap menyambut Lebaran,” jelas ibu dari empat anak ini.

Under The Sea Series dinobatkan sebagai koleksi Tropical Paradise terbesar yang pernah dirilis. Ragam produknya sangat lengkap, mulai dari scarf ikonik, pakaian siap pakai (ready-to-wear), tas, alas kaki, aksesori, hingga tumbler.

Menariknya, Linda menegaskan bahwa Buttonscarves bukan hanya milik perempuan berhijab. Seiring berkembangnya tren mode di mana scarf kini kerap dijadikan aksesori leher, ikat rambut, maupun pelengkap gaya busana lainnya, Buttonscarves menyambut hangat seluruh pencinta fashion.

“Buttonscarves ada di sini untuk semua orang. For everybody,” tegas perempuan kelahiran Riau, 16 Mei 1991 tersebut.

Bagi Anda yang ingin menghabiskan akhir pekan bersama keluarga sekaligus berburu koleksi terbatas, Tropical Paradise Takeover di Land’s End PIK 2 adalah destinasi yang sempurna.

Selain menghadirkan Pop-Up Store apung yang estetik, Buttonscarves juga merilis 4 warna eksklusif yang hanya bisa didapatkan di lokasi acara (2 warna) dan situs resmi Buttonscarves (2 warna). Pengalaman liburan Anda pun akan semakin lengkap dengan adanya menu kolaborasi spesial di resto lokal ternama seperti Pier, Noesaka, dan Orange Bay.

Sebagai penutup perbincangan, Linda memberikan sedikit bocoran bahwa Buttonscarves akan menyiapkan kejutan besar menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang lewat kolaborasi bersama salah satu local player terbesar di Indonesia.

Tertarik untuk merasakan langsung sensasi dunia bawah laut dan berburu koleksi premium teranyar. Pastikan Anda meluangkan waktu ke Land’s End PIK 2 sebelum 17 Agustus 2026 ya, Ladies! (Des)

Exit mobile version