Sinergi Nobu Bank dan Bittime Mudahkan Pemilik Dana Kelola Investasi

Direktur Bisnis Bittime Junji Misael (tengah) dan Head of Universe Merchant Business and Interlink Development Nobu Bank Chandra Lesmana (kiri) bercakap-cakap usai dialog dengan media terkait kerja sama kedua institusi di bidang integrasi akses akun virtual (virtual account/VA) Nobu Bank di platform Bittime, untuk memudahkan diversifikasi portofolio sekaligus memberikan pilihan instrumen lindung nilai (hedging) bagi investor domestik.

WANITAINDONESIA.CO – Menjaga stabilitas keuangan keluarga di tengah situasi ekonomi global yang dinamis menuntut pemilik dana untuk lebih cerdas dalam memilih instrumen investasi. Memahami kebutuhan tersebut, platform pedagang aset keuangan digital (PAKD) Bittime kini resmi menggandeng PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank).

Kolaborasi ini hadir sebagai jembatan yang menghubungkan sistem perbankan konvensional dengan ekosistem aset digital, guna memberikan alternatif investasi yang lebih praktis, aman, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas, termasuk kaum perempuan.

Melalui integrasi layanan akun virtual (virtual account), kerja sama ini memangkas kerumitan yang selama ini sering menjadi hambatan bagi pemula saat ingin memulai investasi digital. Kehadiran inovasi ini memungkinkan para ibu rumah tangga maupun perempuan pekerja untuk melakukan diversifikasi (penganekaragaman) aset demi melindungi nilai kekayaan keluarga secara efisien dari rumah.

Baca Juga :  Luapan Kecewa Bunga Zainal Tentang Vonis Ringan Pelaku Investasi Bodong yang Rugikan Dirinya

Direktur Bisnis Bittime Junji Misael menjelaskan kemitraan ini dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan perpindahan dana dari rupiah ke aset digital secara lancar, terutama di tengah volatilitas (fluktuasi) pasar. Layanan ini juga menawarkan kemudahan transaksi penukaran rupiah ke aset kripto stabil USDT tanpa biaya tambahan.

“Sebagai platform yang menyediakan aset-aset global berbasis tokenisasi (digitalisasi aset), kami berkomitmen menyediakan akses bagi investor untuk berinvestasi tanpa hambatan selama 24 jam penuh dalam sepekan,” ujar Junji dalam acara temu media di Jakarta, Kamis.

Kemudahan ini membuka kesempatan bagi perempuan untuk memiliki aset global seperti emas, mata uang dolar AS, hingga saham perusahaan luar negeri secara fraksional (pembelian dalam satuan kecil). Dengan modal yang terjangkau, investasi kini tidak lagi terasa berat dan eksklusif.

Baca Juga :  Inilah Cara Agar Uang Gajian Tidak Cepat Habis

Sementara itu, Head of Universe Merchant Business and Interlink Development Nobu Bank Chandra Lesmana menegaskan bahwa masa depan dunia keuangan terletak pada sinergi antara keuangan tradisional (traditional finance) dan keuangan digital. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas inklusi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat.

“Harapannya, kami dapat menghadirkan pengalaman investasi digital yang lebih lancar bagi masyarakat Indonesia, sehingga mampu mendorong pertumbuhan industri ekonomi kreatif,” kata Chandra.

Kemitraan ini menawarkan proses yang sangat singkat, mulai dari pendaftaran, penyelesaian proses verifikasi identitas (know your customer), hingga transaksi perdana. Platform yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini juga memberikan potensi imbal hasil tahunan (annual percentage yield) hingga 10 persen pada token digital tertentu yang legal. Kendati demikian, Bittime tetap mengingatkan pentingnya edukasi dan pemahaman risiko, agar masyarakat tidak terjebak tren sesaat melainkan fokus pada analisis fundamental yang sehat.

Baca Juga :  Beri Dukungan bagi Pengusaha, BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM untuk Perkuat Investasi Daerah

Membangun masa depan finansial yang kokoh memang dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Kehadiran kolaborasi teknologi ini laksana angin segar bagi para perempuan modern yang ingin mengambil kendali atas kesehatan keuangan mereka.

Menjadi cerdas secara finansial bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah bentuk kemandirian dan wujud kasih sayang terbaik dalam menjaga kesejahteraan keluarga di masa depan. (Gdi)