Site icon Wanita Indonesia

Sara Wijayanto Belum Ungkap Penyebab Gugat Cerai Demian Aditya

Sara belum bersedia menjelaskan alasan dirinya mengajukan gugatan cerai terhadap Demian. (FOTO: Facebook/SaraWijayanto)

WANITAINDONESIA.CO — Proses perceraian Sara Wijayanto dan Demian Aditya memasuki tahap persidangan. Sara hadir dalam sidang perdana gugatan cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis (24/9/2026), sementara Demian tidak terlihat datang secara langsung dan diwakili kuasa hukum.

Meski menjadi sorotan, Sara belum bersedia menjelaskan alasan dirinya mengajukan gugatan cerai terhadap Demian. Ia juga tidak memberikan keterangan terkait agenda persidangan yang dijalaninya.

Sara justru sempat bercanda ketika didekati wartawan. Ia memperhatikan sepatu yang dikenakan beberapa awak media dan mengaku khawatir mereka tersandung ketika mencoba mengejarnya. “Ngeri keplitek pada,” kata Sara.

Candaan itu kembali dilontarkan Sara ketika sejumlah wartawan berusaha meminta wawancara sebelum dirinya masuk ke gedung pengadilan. Setelah itu, Sara memilih masuk ke ruang persidangan. Tidak ada penjelasan yang disampaikan mengenai persoalan rumah tangganya dengan Demian.

(FOTO: Facebook/SaraWijayanto)

Sidang perdana tersebut diketahui diagendakan untuk mediasi. Dalam perkara perceraian, mediasi menjadi salah satu tahapan yang dijalani para pihak sebelum perkara berlanjut ke tahap berikutnya.

Demian Aditya sendiri tidak tampak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada hari tersebut. Ia disebut diwakili oleh kuasa hukumnya.

Kuasa hukum Sara pun masih enggan memberikan informasi lebih jauh mengenai gugatan tersebut. Pengacara hanya menyampaikan permintaan agar masyarakat memberikan doa terbaik untuk kedua pihak.

“Doa yang terbaik saja buat kedua belah pihak, maaf ya, maaf ya,” ujarnya.

Sara dan Demian diketahui menikah pada 22 Mei 2014. Rumah tangga yang telah berjalan sekitar 12 tahun tersebut kini memasuki proses hukum setelah Sara mengajukan gugatan cerai. Hingga sidang perdana digelar, alasan di balik gugatan tersebut belum disampaikan kepada publik. (GIE)

Exit mobile version