Saatnya Orang Dewasa Kembali Menyelami Kesenangan Masa Kecil

Beberapa orang dewasa masih ada yang menyukai bermain dengan boneka. Penelitian menyebutkan cara ini ampuh untuk meredakan tekanan hidup di era modern seperti sekarang ini. Gdi

WANITAINDONESIA.CO — Tren menggemari mainan, kerajinan tangan, hingga permainan papan kini bukan lagi monopoli usia muda. Fenomena yang dikenal sebagai kidulting atau perilaku kekanak-kanakan di kalangan orang dewasa ini tengah menjadi sorotan berbagai kalangan, termasuk dunia bisnis global. Berdasarkan laporan dari media Realsimple, meningkatnya kegemaran orang dewasa terhadap hobi masa kecil terbukti ampuh meredakan tekanan hidup modern.

Berdasarkan jajak pendapat Harris baru-baru ini, sebanyak 80% orang dewasa mengaku masih gemar bermain, bahkan angka tersebut melonjak hingga 95% di kalangan Generasi Z. Aktivitas seperti merakit balok mainan, membuat kerajinan tangan, hingga menonton film animasi terbukti memberikan kebahagiaan tersendiri. Lolly Coleman, LMFT, seorang terapis pernikahan dan keluarga berlisensi serta direktur kualitas dan keterlibatan penyedia layanan di Rula, menjelaskan bahwa hobi tersebut membantu mengembalikan keceriaan masa lalu.

“Sebagai orang dewasa, otak kita berubah dan pengalaman kita menjadi lebih berat. Dengan itu, muncul kesulitan untuk hadir sepenuhnya seperti saat masih anak-anak. Dengan terlibat dalam aktivitas atau hobi yang Anda nikmati saat masih kecil, Anda mengingatkan otak Anda akan kebebasan dan kesenangan yang Anda rasakan saat masih kecil,” ujar Lolly Coleman.

Selain memberikan kebahagiaan, hobi analog dan aktivitas langsung di luar layar gawai (gadget) ini menjadi bentuk perlawanan terhadap paparan informasi negatif di media sosial. Ketergantungan masyarakat pada kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan teknologi membuat orang dewasa merindukan kenyamanan yang sederhana. Terlebih lagi, penundaan pencapaian tonggak penting dalam hidup akibat tantangan ekonomi membuat sebagian orang mencari pelarian yang menyenangkan secara instan.

Meskipun demikian, kegiatan ini tetap harus dilakukan secara bijak. Lolly Coleman mengingatkan bahwa kegemaran tersebut aman selama tidak mengabaikan tanggung jawab utama. “Semua ini sebenarnya tidak buruk kecuali jika hal itu menghambat keberhasilan Anda dalam menjalani kehidupan,” jelas Lolly Coleman.

Bagi Anda yang ingin kembali merasakan keajaiban masa lalu, mulailah dengan mengenang kembali permainan favorit semasa kecil, seperti merakit balok, membuat kerajinan, atau membaca buku cerita, dan integrasikan kembali ke dalam aktivitas harian Anda. Luangkan waktu sejenak dari kesibukan untuk menikmati kebahagiaan murni tanpa beban. (Gdi)