Site icon Wanita Indonesia

RS Mandaya Royal Puri Tangerang Hadirkan Teknologi HIFU, Tangani Tumor Tanpa Operasi

Presentasi penanganan tumor tanpa bedah lewat teknologi HIFU di Rumah Sakit Mandaya, Tangerang. Gdi

WANITAINDONESIA.CO – RS Mandaya Royal Puri yang berlokasi di Kota Tangerang resmi menghadirkan teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) sebagai solusi inovatif penanganan berbagai jenis tumor jinak maupun ganas tanpa melalui tindakan operasi atau pembedahan.

Peresmian teknologi medis tersebut dilakukan pada Sabtu (23/5), yang memosisikan rumah sakit tersebut sebagai salah satu sentra kesehatan dengan fokus pada penanganan miom, adenomiosis, hingga kasus kanker berat seperti kanker hati dan kanker pankreas.

Teknologi HIFU bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi yang dipusatkan pada titik tertentu untuk menghancurkan jaringan tumor.

Proses ini menghasilkan panas sekitar 60-90 derajat Celsius yang merusak sel tumor secara bertahap tanpa melukai jaringan kulit atau organ di sekitarnya.

Public Relation Manager Mandaya Hospital Group, Erwin Suyanto, menjelaskan bahwa HIFU menjadi harapan baru terutama bagi pasien wanita yang ingin mempertahankan rahimnya.

Pasien dengan diagnosa miom atau adenomiosis kini tidak harus selalu menempuh prosedur pengangkatan rahim atau bedah besar.

“Teknologi HIFU menjadi pilihan terapi yang lebih nyaman karena dilakukan tanpa operasi, tanpa sayatan, dan tanpa luka. Proses pemulihannya pun cenderung lebih cepat sehingga pasien dapat segera kembali beraktivitas,” kata Erwin dalam keterangannya di Tangerang, Sabtu.

Erwin menambahkan, teknologi ini juga sangat efektif untuk menangani kasus tumor dengan letak yang sulit atau berisiko tinggi jika dilakukan operasi terbuka, seperti tumor yang dekat dengan organ vital atau pembuluh darah besar. Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi ini bahkan telah digunakan untuk menangani miom berukuran besar hingga 17×16 sentimeter.

Dari sisi biaya, prosedur ini diklaim lebih terjangkau dibandingkan operasi laparoskopi, yakni dengan estimasi mulai dari Rp90 jutaan. Selain itu, penggunaan HIFU pada kasus kanker stadium lanjut juga terbukti dapat membantu mengecilkan ukuran tumor serta mengurangi rasa nyeri, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien.

Hadir dalam acara peluncuran tersebut sejumlah pakar internasional, di antaranya Profesor Bedah dari University of Oxford Prof. David Cranston, serta Presiden Chongqing Haifu Hospital Prof. Zhang Lian.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa penerapan teknologi ini telah sesuai dengan standar global.

Hingga saat ini, RS Mandaya Royal Puri didukung oleh 11 dokter spesialis yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi intensif langsung di pusat HIFU China. Para ahli tersebut terdiri dari spesialis kandungan (Sp.OG), spesialis penyakit dalam (Sp.PD-KGEH), spesialis radiologi (Sp.Rad), hingga spesialis bedah (Sp.B).

Secara global, teknologi HIFU telah diterapkan di lebih dari 37 negara termasuk Inggris, Spanyol, Jerman, dan Italia, dengan total lebih dari 500.000 kasus yang telah tertangani.

Teknologi ini juga telah mendapatkan pengakuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat serta sertifikasi CE Eropa.

Melalui kehadiran HIFU Center Indonesia ini, pihak rumah sakit berharap masyarakat kini memiliki akses terhadap pilihan terapi medis yang lebih modern, nyaman, dan komprehensif tanpa harus menempuh pengobatan ke luar negeri. (gdi)

Exit mobile version