WANITAINDONESIA.CO — Menjaga tubuh tetap terhidrasi saat bergerak aktif sering kali dipandang sebelah mata, padahal asupan cairan yang tepat adalah kunci utama agar performa fisik tetap berada di level tertinggi. Ketika tubuh mulai berkeringat saat berolahraga, kehilangan sedikit saja cairan dapat memicu kelelahan otot, hilangnya konsentrasi, hingga menurunnya daya tahan tubuh secara drastis.
Narasumber pakar nutrisi olahraga asal Amerika Serikat, Nancy Clark, MS, RD, CSSD, yang juga merupakan penulis buku panduan nutrisi olahraga terkemuka, mengungkapkan bahwa jenis minuman yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan durasi serta intensitas aktivitas fisik yang dilakukan. Untuk olahraga ringan hingga sedang dengan durasi di bawah 60 menit, air putih biasa sudah sangat memadai untuk menggantikan cairan yang keluar. Air putih membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil tanpa menambah asupan kalori yang tidak diperlukan.
Namun, kondisi berubah ketika sesi latihan berlangsung lebih dari satu jam atau dilakukan di bawah cuaca yang cukup panas. Nancy Clark menjelaskan bahwa tubuh tidak hanya kehilangan air melalui keringat, tetapi juga mineral penting yang disebut elektrolit (elektrolit). Pada kondisi ini, mengonsumsi minuman olahraga (sports drink) yang mengandung natrium (sodium) dan karbohidrat (carbohydrate) jauh lebih disarankan daripada air putih biasa. Kandungan natrium berfungsi menahan cairan di dalam jaringan tubuh sekaligus memicu rasa haus alami, sementara karbohidrat memberikan pasokan energi instan agar otot tidak cepat mengalami kelelahan.
Untuk mendukung pemulihan setelah latihan berat, asupan cairan yang mengandung protein seperti susu cokelat rendah lemak juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Perpaduan protein dan karbohidrat di dalamnya mampu mempercepat proses perbaikan jaringan otot yang mengalami penegangan selama bergerak.
Guna memastikan kebutuhan cairan terpenuhi dengan sempurna, Nancy Clark menyarankan untuk membiasakan diri minum sekitar 180 hingga 360 mililiter cairan setiap 20 menit sekali selama beraktivitas fisik. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya penuaan dini pada fungsi organ akibat kondisi kekurangan cairan (dehydration).
Yuk, mulai sekarang perhatikan kembali apa yang masuk ke dalam botol minum Anda sebelum mulai berlatih! Dengan memilih asupan cairan yang sesuai, tubuh tidak hanya terasa lebih bugar dan berenergi, tetapi setiap target latihan pun dapat dicapai dengan lebih menyenangkan dan maksimal. (Gdi)

