WANITAINDONESIA.CO – Psikolog Lita Gading ikut angkat bicara mengenai kontroversi video lama Kiky Saputri yang kembali ramai di media sosial. Ia memberikan teguran keras kepada komedian tersebut setelah candaan Kiky soal “rakyat jelata” saat berada di pesawat jet pribadi menuai kecaman.
Melalui unggahan di media sosial, Lita mengingatkan Kiky agar tidak kehilangan kepekaan terhadap kehidupan masyarakat hanya karena mengalami peningkatan status ekonomi. Ia juga meminta Kiky lebih mampu mengendalikan diri ketika melontarkan candaan.
“Terkadang kalau orang sudah naik status Ekonomi nya suka Lupa Daratan? Maklum OKB yuk kontrol emosi redam egomu beecanda mu jangan kelewatan, karena Banyak Rakyat jelata masih menderita di luar Private Jet yg loe tumpangi itu !!! @kikisaputri22,” tulis Lita Gading.
Pernyataan tersebut menambah panjang daftar kritik yang diarahkan kepada Kiky. Sebelumnya, video lawas yang memperlihatkan dirinya menaiki jet pribadi bersama Menteri Perhubungan saat itu, Budi Karya Sumadi, kembali beredar dan menjadi perbincangan luas.
Dalam rekaman tahun 2023 tersebut, Kiky melontarkan candaan dengan menyebut masyarakat sebagai “rakyat jelata”. Ucapan itu kemudian dianggap sebagian warganet tidak pantas, terlebih karena disampaikan dalam situasi yang memperlihatkan fasilitas mewah berupa pesawat jet pribadi.
Kontroversi tersebut bahkan memunculkan seruan boikot. Musisi Iga Massardi menjadi salah satu figur publik yang menyampaikan protes secara terbuka melalui media sosial.
“Nanti di panggung aku akan menyapa penonton dengan ‘Hai rakyat jelata’ as*, bajingan, lambemu (mulutmu) ki!” tulis Iga Massardi.
Konten kreator Winda Basudara juga mengajak warganet memberikan sanksi sosial kepada Kiky. Ia menyampaikan ajakan tersebut melalui unggahannya. “Langsung aja guys, sudah obvious harus di Rumbling. Hitamkan,” tambah Winda Basudara.
Menurut Winda, meskipun video itu merupakan rekaman lama, kemarahan yang muncul sekarang tidak bisa dilepaskan dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap ketimpangan sosial. Ia menilai ada keresahan publik terhadap perilaku sebagian figur publik yang dianggap terlalu dekat dengan lingkaran kekuasaan.
Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan mengenai batas humor di ruang publik. Sebagai komedian yang kerap menjadikan isu sosial sebagai bahan materi, ucapan Kiky kali ini justru menuai kritik karena dinilai sebagian masyarakat melewati batas candaan. (GIE)

