Site icon Wanita Indonesia

Prudential Indonesia Catat 560 Perempuan MDRT, Karier Financial Advisor Makin Diminati

Financial Advisor perempuan Prudential Indonesia berkontribusi dalam pengembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui layanan konsultasi keuangan kepada nasabah. (Prudential Indonesia for Wanita Indonesia)

WANITAINDONESIA.CO – Peluang perempuan untuk mengembangkan karier profesional semakin terbuka. Selain mempertimbangkan jenis pekerjaan, perempuan kini juga memperhatikan kesempatan belajar, peningkatan kompetensi, kemandirian finansial, serta keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Fenomena tersebut sejalan dengan riset Deloitte Women @ Work 2025 yang melibatkan 7.500 perempuan di 15 negara. Riset itu mengungkapkan bahwa kesempatan pengembangan karier (career development) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perempuan bertahan di perusahaan selama lebih dari lima tahun, selain keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), fleksibilitas, serta kompensasi dan manfaat yang adil.

Dalam konteks tersebut, profesi Financial Advisor menjadi salah satu pilihan karier bagi perempuan. Profesi ini membuka kesempatan untuk meningkatkan literasi keuangan, mengasah keterampilan komunikasi, membangun hubungan berbasis kepercayaan, serta memahami kebutuhan perlindungan nasabah.

Kontribusi perempuan dalam profesi ini terlihat dari komposisi anggota Million Dollar Round Table (MDRT) di PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Pada 2026, sebanyak 62 persen anggota MDRT Prudential Indonesia merupakan perempuan, dengan jumlah mencapai 560 orang atau meningkat 1,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

MDRT merupakan asosiasi global bagi para profesional di bidang asuransi jiwa dan jasa keuangan. Capaian tersebut menggambarkan kontribusi perempuan dalam mengembangkan karier sebagai Financial Advisor, dengan latar belakang, pengalaman, dan motivasi yang beragam.

Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada Oktober 2026, Prudential Indonesia menyoroti pentingnya profesionalitas Financial Advisor sebagai jalur karier yang berkelanjutan melalui pengembangan diri. Peran mereka tidak hanya berkaitan dengan layanan konsultasi keuangan, tetapi juga mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Chief Agency Officer Prudential Indonesia, Rusli Chan, mengatakan bahwa semakin banyak perempuan membangun perjalanan profesional melalui profesi Financial Advisor dengan tujuan dan pengalaman masing-masing.

“Kami melihat semakin banyak perempuan yang membangun perjalanan profesionalnya melalui profesi Financial Advisor, dengan masing-masing memiliki alasan, pengalaman, dan tujuan yang berbeda-beda. Bagi kami, perkembangan MDRT Prudential Indonesia menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang untuk terus mengembangkan kompetensi, membangun karier, dan memberikan nilai bagi Nasabah,” ujar Rusli.

Menurut dia, pencapaian tersebut tidak hanya mencerminkan hasil akhir, tetapi juga proses belajar, konsistensi, dan kemauan untuk terus berkembang sebagai seorang profesional.

Perjalanan Perempuan Membangun Karier sebagai Financial Advisor

Perjalanan para anggota perempuan MDRT Prudential Indonesia menunjukkan bahwa membangun karier sebagai Financial Advisor membutuhkan konsistensi, integritas, dan kemampuan menjaga hubungan jangka panjang dengan nasabah.

Levina Stacia Budiman, yang telah meraih kualifikasi MDRT selama sembilan tahun, mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk mencapai kualifikasi pertamanya.

Memulai karier dari nol, Levina secara konsisten membangun komunikasi dengan calon nasabah baru, termasuk nasabah dengan kebutuhan perlindungan sederhana.

“Proses panjang ini membentuk ketangguhan saya dan membuktikan bahwa kesuksesan karier profesional dibangun atas dasar konsistensi, integritas, dan kemampuan menjaga hubungan baik jangka panjang,” tutur Levina.

Pengalaman berbeda disampaikan Hoenijati Soewidono, yang telah mencatatkan kualifikasi MDRT selama 13 tahun. Melalui penerapan prinsip Whole Person Concept, ia berupaya menjaga keseimbangan antara pencapaian profesional, keluarga, dan kontribusi sosial.

“Bagi saya, kualifikasi MDRT bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan kesempatan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi sesama serta menjaga keseimbangan peran sebagai profesional, istri, dan ibu,” jelas Hoenijati.

Sementara itu, Vonny Gunawan, yang telah menjadi anggota MDRT selama sepuluh tahun, menekankan pentingnya memahami kebutuhan nasabah dalam menjalankan profesi Financial Advisor.

Menurut Vonny, profesionalitas tidak hanya diukur dari kemampuan menawarkan produk, tetapi juga dari komitmen mendengarkan dan memberikan solusi sesuai kebutuhan klien.

“Untuk perempuan yang ingin membangun karier di bidang ini, penting untuk berani terus mengembangkan diri dan percaya pada kemampuan yang dimiliki. Menjadi profesional bukan hanya tentang pencapaian, melainkan bagaimana kita terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi klien,” ungkap Vonny.

Prudential Indonesia Perkuat Pencapaian MDRT

Pertumbuhan profesional anggota MDRT Prudential Indonesia juga tercermin dalam pencapaian perusahaan di tingkat nasional dan global.

Berdasarkan informasi yang disampaikan perusahaan, terdapat tiga pencapaian utama pada 2026, yaitu:

  1. Posisi nomor satu di Indonesia. Prudential Indonesia mempertahankan posisi teratas dalam jumlah kualifikasi MDRT di tingkat nasional selama lebih dari satu dekade.
  2. Peringkat kedua global. Prudential plc mempertahankan posisi kedua dalam peringkat MDRT global pada 2026.
  3. Peringkat ke-17 Women MDRT global. Anggota perempuan MDRT Prudential Indonesia naik ke posisi ke-17 secara global pada 2026, dari peringkat ke-18 pada tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menunjukkan dukungan ekosistem perusahaan terhadap pengembangan karier para Financial Advisor. Pengalaman para anggota MDRT juga memperlihatkan pentingnya peningkatan kompetensi, empati terhadap nasabah, integritas, dan kepercayaan diri dalam membangun karier jangka panjang.

Melalui pengembangan diri yang berkelanjutan dan komitmen memberikan layanan sesuai kebutuhan nasabah, profesi Financial Advisor dapat menjadi salah satu jalur bagi perempuan untuk bertumbuh secara profesional sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Exit mobile version