Site icon Wanita Indonesia

PLN UID Jakarta Raya Sambangi Sekolah Edukasi Seluk-Beluk Listrik

Keseruan siswa-siswi kelas 6 SDIT Iqro Jati Makmur saat mengikuti kegiatan PLN Mengajar bersama tim K3L dan Kam PLN. Mereka tampak sangat antusias belajar tentang asal-usul, manfaat, hingga cara aman menggunakan listrik dalam kehidupan sehari-hari.

WANITAINDONESIA.CO — Suasana ruang kelas enam SDIT Iqro Jati Makmur, Kota Bekasi, mendadak riuh pada Rabu (21/10) ketika puluhan anak diajak menyelami dunia kelistrikan dengan cara yang menyenangkan. Melalui program PLN Mengajar yang digagas oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, para siswa diajak untuk memahami manfaat energi sekaligus mewaspadai bahaya yang mengintai di balik arus listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan edukatif yang mengusung tema “Ayo Memahami Listrik” tersebut menghadirkan paparan yang runtut mengenai proses produksi energi listrik, pemanfaatan energi dalam keseharian, hingga pengenalan aplikasi seluler (mobile application) layanan digital PLN Mobile. Tak hanya itu, materi keselamatan menjadi sorotan utama, di mana para murid dibekali pemahaman berharga mulai dari risiko bermain layang-layang di dekat jaringan transmisi, bahaya memanjat tiang listrik, hingga tata cara aman saat menyentuh colokan atau stopkontak di rumah.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa penanaman edukasi keselamatan listrik kepada anak-anak sejak usia dini merupakan langkah krusial dalam membentuk kebiasaan yang aman dan penuh kehati-hatian.

“Anak-anak perlu memahami bahwa listrik sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki risiko jika digunakan secara tidak tepat. Melalui edukasi yang mudah dipahami dan interaktif, kami ingin membantu mereka mengenali potensi bahaya listrik serta mengetahui cara menghindarinya,” ujar Andy Adcha.

Langkah ini diharapkan tidak sekadar menjadi pengetahuan formal di bangku kelas, melainkan dapat bertransformasi menjadi kebiasaan nyata yang memproteksi diri serta lingkungan keluarga di rumah.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya memahami manfaat listrik, tetapi juga terbiasa menjaga keselamatan saat menggunakannya. Mereka juga dapat menjadi pengingat bagi orang tua dan anggota keluarga untuk lebih peduli terhadap keselamatan kelistrikan,” tambah Andy Adcha dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu.

Respons hangat turut disampaikan oleh Kepala Sekolah SDIT Iqro Jati Makmur, Erawan Merta Atmaja, yang menilai bahwa pendekatan visual dan simulasi interaktif yang dihadirkan tim PLN berhasil membangkitkan rasa ingin tahu anak didik secara alami.

“Pemaparan visual dan kuis interaktif yang dibawakan tim PLN membuat siswa lebih terlibat dalam proses belajar. Materi ini juga menambah wawasan mereka mengenai listrik, terutama tentang bagaimana memanfaatkannya dengan aman. Terima kasih kepada PLN atas edukasi yang diberikan kepada siswa kami,” ungkap Erawan.

Langkah kecil dari ruang kelas ini membuktikan bahwa edukasi keselamatan bukanlah materi yang kaku, melainkan investasi berharga untuk melindungi generasi penerus. Ketika setiap anak mampu menjadi garda terdepan keselamatan listrik di rumahnya masing-masing, cermin masyarakat yang cerdas, tanggap, dan aman dari bahaya kelistrikan pun akan terwujud dengan sendirinya. (Gdi)

Exit mobile version