
WANITAINDONESIA.CO – Bandara Halim Perdanakusuma menjadi saksi bisu momen penting kedaulatan dirgantara Indonesia pada hari ini, Selasa (19/5). Presiden Republik Indonesia secara resmi melakukan prosesi penyerahan pesawat tempur Rafale, sebuah agenda strategis yang memperkuat pertahanan nasional.
Di balik kelancaran seremoni tersebut, terdapat dukungan penuh dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya yang mengawal keandalan listrik tanpa gangguan.
Memastikan agenda kenegaraan berjalan sempurna, PLN UID Jakarta Raya melalui UP3 Kramat Jati menerapkan pengamanan listrik berlapis. Hal ini dilakukan mengingat Bandara Halim merupakan objek vital nasional yang memerlukan stabilitas pasokan energi tinggi, terutama saat dihadiri oleh kepala negara.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem kelistrikan dalam kondisi optimal.
“Kami memastikan listrik tetap stabil agar seluruh agenda kenegaraan di Bandara Halim berjalan lancar. Tim kami siaga penuh dengan sistem yang sudah diperiksa menyeluruh, sehingga setiap potensi gangguan bisa langsung ditangani,” ungkap Andy Adcha.
Persiapan Matang
Sejak sebelum rangkaian acara dimulai, tim teknik PLN telah melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jaringan distribusi, gardu, hingga jalur utama suplai listrik menuju lokasi. Tidak hanya itu, skema cadangan listrik juga disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Pelaksana Harian (PLH) Manager PLN UP3 Kramat Jati, Yasmir Lukman, menambahkan bahwa personel di lapangan telah disiapkan untuk memberikan respons cepat.
“Kami melakukan pengamanan berlapis mulai dari pengecekan jaringan hingga penyediaan peralatan pendukung guna memastikan agenda penyerahan pesawat Rafale ini berlangsung lancar tanpa hambatan kelistrikan,” jelas Yasmir.
Dukungan listrik yang andal ini tidak hanya krusial bagi suksesnya seremoni, tetapi juga menjadi representasi kesiapan infrastruktur pendukung dalam setiap kegiatan strategis nasional. Dengan pasokan listrik yang stabil, pesan kedaulatan yang disampaikan melalui penyerahan jet tempur tercanggih ini dapat tersampaikan ke seluruh dunia dengan jernih dan tanpa kendala teknis. (gdi)




