Perawatan Kendaraan Listrik, Gampang atau Sulit?

Meskipun disebut-sebut minim perawatan, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kendaraan listrik Anda tetap awet terutama usia baterai.

WANITAINDONESIA.CO – Saat ini populasi kendaraan listrik semakin banyak seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan pengurangan penggunaan bahan bakar fosil.

Meskipun disebut-sebut minim perawatan, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kendaraan listrik Anda tetap awet terutama usia baterai.

Berikut tips perawatan dan pemeliharaan kendaraan listrik yang bisa dilakukan sendiri di rumah yang difokuskan kepada empat area utama: Baterai, ban, cairan, dan sistem pengereman.

1. Perawatan Baterai (Jantung EV Anda)

Kesehatan baterai adalah kunci umur panjang EV.

  • Hindari Pengisian Daya Penuh 100% Setiap Hari:
    Idealnya: Jaga level baterai antara 20% hingga 80% untuk penggunaan sehari-hari.
    Mengapa: Mengisi hingga 100% secara rutin dapat memberi tekanan pada baterai. Isi penuh (100%) hanya saat Anda benar-benar membutuhkannya untuk perjalanan jauh.
  • Hindari Mengosongkan Baterai Sepenuhnya:
    Usahakan jangan membiarkan level baterai turun di bawah 20% terlalu sering.
  • Gunakan Pengisian Daya Lambat (AC) di Rumah:
    Pengisian daya Level 1 (dari stop kontak rumah) atau Level 2 (charger dinding khusus) lebih lembut pada baterai dibandingkan pengisian cepat DC (Level 3) yang sebaiknya digunakan hanya saat bepergian jauh.
  • Parkir di Tempat Sejuk:
    Suhu ekstrem (terlalu panas atau terlalu dingin) memengaruhi baterai. Parkir di tempat teduh atau garasi untuk menjaga suhu baterai tetap stabil.
Baca Juga :  Apa itu Trombosis? Ini Pemicu Pertanda serta Pengobatannya

2. Perawatan Ban (Penting untuk Jarak Tempuh)

Ban pada EV seringkali lebih cepat aus karena bobot kendaraan dan torsi instan.

  • Periksa Tekanan Ban Secara Rutin (Minimal Sebulan Sekali):
    Pastikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan (biasanya tertera di pilar pintu sisi pengemudi). Tekanan yang tepat sangat memengaruhi efisiensi energi dan umur ban.
  • Lakukan Rotasi Ban Secara Teratur:
    Rotasi ban setiap 8.000 hingga 10.000 km akan membantu keausan ban merata dan memperpanjang umurnya.
  • Inspeksi Keausan Tapak:
    Periksa tapak ban dari benda asing (paku, batu) dan amati keausannya. Pastikan tidak ada keausan yang tidak wajar di salah satu sisi ban.

3. Pengecekan Cairan (Lebih Sedikit, Tapi Penting)

EV memiliki cairan yang jauh lebih sedikit daripada mobil bensin, namun harus tetap diperhatikan.

  • Periksa Cairan Pendingin Baterai (Coolant):
    Sistem pendingin (termal) baterai adalah komponen krusial. Periksa level cairan pendingin sesuai buku manual. Sistem ini menjaga baterai pada suhu optimal.
    Peringatan: Jika Anda perlu menambah atau mengganti cairan pendingin, pastikan menggunakan jenis yang khusus untuk EV dan ikuti prosedur yang benar.
  • Periksa Cairan Wiper (Kaca Depan):
    Selalu pastikan wadah cairan wiper terisi. Ini adalah hal sederhana namun penting untuk keselamatan berkendara.
  • Cek Minyak Rem (Brake Fluid):
    Pastikan level minyak rem berada di antara tanda minimum dan maksimum. Walaupun EV menggunakan pengereman regeneratif, minyak rem tetap penting untuk sistem rem fisik darurat.
Baca Juga :  Pemecahan Terbaru Tangani Perih dengan Interventional Pain Management

4. Perawatan Sistem Pengereman

EV menggunakan pengereman regeneratif, yang berarti rem fisik (kampas) lebih jarang digunakan, sehingga cenderung lebih awet.

  • Lakukan Pemeriksaan Rem Visual (Minimal 6 Bulan Sekali):
    Meskipun awet, rem fisik (cakram dan kampas) harus diperiksa. Karena jarang dipakai, rem kadang bisa berkarat atau kotor.
  • Periksa kondisi cakram (rotor) dan tebal kampas rem.
  • “Gunakan” Rem Fisik Sesekali:
    Jika Anda selalu mengemudi dengan pengereman regeneratif tinggi (misalnya mode one-pedal driving), kadang kala, remlah dengan sedikit lebih keras untuk membersihkan karat atau kotoran yang mungkin menempel pada cakram rem.
Baca Juga :  5 Tips Membuat Rambut Sehat Menurut Ahli, Gampang Banget Lho!

5. Perawatan Umum dan Kabin

  • Ganti Filter Udara Kabin:
    Ini adalah filter yang sama seperti mobil biasa dan perlu diganti setidaknya setahun sekali untuk menjaga kualitas udara di dalam kabin dan efisiensi AC.
  • Pengecekan Lampu dan Klakson:
    Pastikan semua lampu eksterior (depan, belakang, rem, sein) dan klakson berfungsi dengan baik.
  • Bersihkan Mobil Secara Teratur:
    Membersihkan mobil (cuci, vakum) membantu mencegah korosi dan menjaga kondisi cat.

Penting untuk diingat, walaupun banyak hal bisa dilakukan sendiri, jangan lupakan servis berkala resmi sesuai jadwal pabrikan (biasanya setiap tahun atau 20.000 km, mana yang tercapai lebih dulu) untuk pemeriksaan diagnostik sistem baterai dan motor penggerak oleh teknisi spesialis. (Gdi)