WANITAINDONESIA.CO – Gelaran bergengsi AFC Futsal Asian Cup 2026 resmi menyapa warga Jakarta! Mulai dari 27 Januari hingga 7 Februari 2026, kemegahan Jakarta International Velodrome dan Indonesia Arena di kawasan GBK menjadi saksi perjuangan tim-tim futsal terbaik se-Asia.
Bagi kita yang hobi menonton langsung di stadion atau sekadar mengadakan nonton bareng di rumah bersama keluarga, satu hal yang paling menyebalkan tentu saja gangguan listrik yang membuat momen gol jadi terlewat. Namun, tidak perlu khawatir! PLN UID Jakarta Raya telah pasang badan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan mulus dengan pasokan listrik yang andal dan “tanpa kedip”.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa kenyamanan penonton dan kualitas siaran televisi menjadi prioritas utama mereka.
“Kami memastikan seluruh sistem kelistrikan berlapis dan termonitor secara real-time. Ini adalah bentuk komitmen PLN untuk menghadirkan layanan listrik berstandar dunia, sehingga euforia pertandingan AFC Futsal Asian Cup 2026 tidak terganggu sedetik pun,” ungkap Andy Adcha.
Untuk mendukung kemegahan Jakarta International Velodrome yang mampu menampung 3.500 penonton, PLN telah menyiapkan “pasukan” teknologi yang luar biasa yang mencakup:
Penggunaan sistem antiputus Automatic Change Over (ACO). Lewat teknologi ini jika ada gangguan pada satu jalur, listrik akan berpindah ke jalur cadangan secara otomatis tanpa jeda.
Berikutnya penyiagaan 3 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas total 1.300 kVA dan satu unit power generator.
Masih ditambah hadirnya Distribution Control Center (DCC) Mobile langsung di lokasi acara untuk memantau aliran listrik lewat layar digital secara instan.
Tak hanya itu juga ditempatkan petugas yang bersiaga 24 jam penuh.
Jadi bukan hanya bicara teknologi, sisi manusia juga menjadi kunci. Sebanyak 23 personel ahli disiagakan khusus di lokasi pertandingan.
Menurut Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cempaka Putih, Supriyadi, timnya sudah melakukan mitigasi risiko sejak jauh hari.
“Petugas kami berada langsung di venue agar bisa bergerak cepat jika terjadi potensi gangguan. Dari pra-acara hingga peluit akhir pertandingan nanti, kami pastikan operasional kelistrikan tetap optimal,” jelas Supriyadi.
Dukungan penuh dari PLN ini tentu membuat kita semakin bangga sebagai tuan rumah. Dengan listrik yang stabil, kualitas siaran internasional tetap terjaga, dan citra Indonesia sebagai penyelenggara event olahraga kelas dunia pun semakin bersinar.
Jadi, sudah siap memberikan dukungan penuh untuk tim favorit Anda di tribun atau di depan layar kaca? Tenang, ada PLN yang menjaga “cahaya” pertandingan kita! (Gdi)

