Melon Super Manis dari Temanggung - Wanita Indonesia <
WISATA

Melon Super Manis dari Temanggung

wanitaindonesia.co – Apa yang Anda  harapkan saat menyantap sepotong buah melon? Rasa manis dan aroma wangi yang khas tentunya yang dicari. Terkadang femina terkecoh dengan rupa melon yang dijual di pasaran. Warna oranye yang ranum menarik perhatian. Tapi, begitu disantap, rasa dan aroma yang diimpikan tidak hadir.

Di negara-negara dengan pertanian yang maju seperti Jepang, melon menjadi salah satu buah yang disukai. Melon di Jepang terkenal dengan rasanya yang manis. Salah satu yang terbaik yakni melon jenis yubari, dihargai hingga 1 juta rupiah, bahkan Yubari King Melon bisa mencapi 3 juta rupiah.

Melihat pasar Indonesia yang rindu dengan melon yang manis dan wangi, Melontrophy menyediakan berbagai pilihan melon dengan rasa dan aroma yang berkualitas tinggi. Melon basket  (Jerman), chamoe (Korea), dan yubari (Jepang) ada di Melonthropy. Bibit-bibit melon ini memang berasal dari luar negeri, namun Dewi Purnamaowner, menanamnya di Temanggung, Jawa Tengah melalui treatment khusus yang diawasi oleh para ahli.

Hidup dalam green house, satu tanamannya hanya boleh menghasilkan satu buah melon demi manis yang maksimal. Termasuk jenis buah yang mudah sakit, kondisi tanam diawasi demi mendapatkan melon premium tanpa melibatkan pestisida.

Saat itu, Melon Tokyo jenis yubari dan Melon Dalmatian sedang panen, dan femina berkesempatan mencobanya. Besarnya memeng lebih kecil dari melon lokal. Diameternya kira hanya satu jengkal atau sekitar 20-25 cm. Begitu dibelah, tampak warna oranye merona. Wangi manis yang khas segera menyambut.

Untuk mendapatkan rasa terbaik, femina menggigit tepat di bagian tengah melon. Manis dan menyegarkan. Manisnya tidak main-main, seperti gula. Menyegarkan. Kulitnya luarnya yang keras lebih tipis dibandingkan bibit melon lokal. Dan bagian yang dekat dengan kulit kerasnya pun masih terasa manis.

Yang kedua, femina mencoba Melon Dalmatian. Namanya sepertinnya diambil dari motif kulitnya yang berbintik seperti anjing Dalmatian. Tidak ada motif jaring seperti melon kebanyakan, dan permukaannya mulus. Bentuknya tidak bulat, tapi lonjong seperti timun suri.

Melon Dalmatian mengandung cairan yang lebih banyak dari Melon Tokyo. Terlihat saat melon ini dibelah, banyak air yang keluar dari bagian dalam melon. Menurut femina, melon Dalmatian lebih manis dan lebih wangi. Jika Anda menyukai buah yang banyak airnya, jenis ini bisa jadi pilihan.

Tektur melon berubah sesuai umurnya. Selakin lama disimpan makan testurnya semakin empuk dan manis. Jika menyukai tekstur yang empuk, jangan langsung membelahnya begitu melon tiba di rumah. Diamkan dulu sekitar 3-4 hari. Jika menyukai tekstur yang sedikit crunchy, bisa langsung membelahnya ketika tiba.

Selain jenis-jenis melon di atas, Moelonthropy juga menyediakan jenis melon lainnya. Untuk mengetahui jenis yang sedang ditanam, bisa langsung dilihat di akun Instagam @melonthropy. Persediaan melon-melon ini masih bergantung pada masa panen. Dibandingkan di luar negeri, harganya tentu saja lebih ekonomis, hanya lima puluh ribu rupiah sebuahnya. Jika ingin coba, sebaiknya pesan sebelum masa panen tiba. (wi)

Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button