WANITAINDONESIA.CO – Peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menguatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Malam turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad ini diperingati setiap tanggal 17 bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan keagamaan di masjid maupun majelis taklim.
Tokoh Nahdlatul Ulama Ranting Rawaterate, Cakung, Jakarta Timur, Ustadz H Darmawan, mengatakan bahwa Nuzulul Quran harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya membacanya tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya.
“Malam Nuzulul Quran adalah momentum bagi kita semua untuk kembali mencintai Al-Qur’an. Jangan sampai Al-Qur’an hanya dibaca saat Ramadan saja, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, bermasyarakat, maupun dalam berbangsa dan bernegara,” ujar H Darmawan.
Ia juga mengajak umat Islam untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak tadarus Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Maka sudah seharusnya kita menghidupkan masjid dengan membaca Al-Qur’an, kajian keislaman, serta kegiatan positif yang melibatkan anak-anak dan generasi muda,” tambahnya.
Menurutnya, dengan semakin dekat kepada Al-Qur’an, umat Islam akan memiliki pedoman yang jelas dalam menjalani kehidupan serta mampu menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.(Dar)





