Liza Deubez: Menciptakan Revolusi dalam Industri Es Krim dengan Paletas Wey dan Taste of Heritage

foto (https://www.instagram.com/liza.deubez/)

Wanitaindonesia.co – Industri es krim selama beberapa dekade terakhir telah didominasi oleh rasa yang sudah sangat familiar dan produksi massal. Namun, seorang pengusaha asal Brasil, Liza Deubez , telah membuktikan bahwa es krim bisa lebih dari sekadar camilan manis. Dengan visi yang kuat dan penuh makna, Liza mengubah Paletas Wey menjadi merek es krim sehat pertama di Indonesia yang bukan hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pada keberlanjutan dan pemberdayaan budaya.

Inovasi Kuliner yang Menghormati Budaya Lokal

Liza Deubez yang juga merupakan pendiri Paletas Wey, sebuah merek es krim sehat pertama di Indonesia, memulai perjalanan kuliner ini dengan membawa konsep inovasi yang memadukan rasa, budaya, dan keberlanjutan. Dalam rangka memperingati 10 tahun keberadaannya, Paletas Wey memperkenalkan koleksi terbaru mereka: Paletas Wey Scoop – Taste of Heritage, yang menghadirkan setiap scoop es krim sebagai perayaan keberagaman budaya Indonesia.

Setiap rasa dalam koleksi ini terinspirasi dari berbagai daerah di Indonesia, mengangkat tarian tradisional dan bahan khas setempat, serta menceritakan kisah yang mendalam dari setiap budaya yang ada. Misalnya, varian Vanilla Blue Pea yang terinspirasi dari tarian Cakalele dari Maluku, Mango yang merayakan ritual Petik Laut dari Banyuwangi, serta Chocolate yang menghormati tari Kabasaran dari Sulawesi.

Memberdayakan Petani Lokal dan Mengutamakan Keberlanjutan

Keberlanjutan adalah salah satu nilai inti yang dipegang teguh oleh Paletas Wey. Setiap scoop yang dihasilkan tidak hanya berfokus pada kualitas, tetapi juga pada pemberdayaan petani lokal. Paletas Wey membeli bahan baku langsung dari petani dengan harga yang adil, memastikan kualitas produk yang baik serta memberikan manfaat langsung kepada keluarga petani.

Tak hanya itu, perusahaan ini juga meluncurkan program penanaman benih yang inovatif, di mana 40% biji mangga dan alpukat dari produksi Paletas Wey dikumpulkan, ditanam, dan diserahkan kembali kepada petani serta komunitas lokal—secara gratis. Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif.

Liza Deubez : Inspirasi untuk Perempuan di Dunia Bisnis

Perjalanan Liza Deubezjuga menjadi kisah inspiratif bagi perempuan di seluruh dunia. Sebagai seorang pengusaha perempuan di industri yang didominasi oleh laki-laki, Liza menunjukkan bahwa bisnis tidak harus memilih antara keuntungan dan tujuan sosial. Ia membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan beriringan.

Kesuksesannya dalam memadukan seni kuliner dengan dampak sosial telah menginspirasi banyak perempuan untuk memulai bisnis dengan passion dan hati. Liza mengajarkan bahwa ide terbaik lahir dari hasrat yang kuat, dan bisnis paling sukses dibangun dengan tujuan yang mulia.

Paletas Wey: Lebih dari Sekadar Es Krim

Paletas Wey telah berkembang jauh melampaui sekadar merek es krim. Kini, merek ini menjadi simbol perubahan—menunjukkan bahwa makanan bisa menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini, bisnis dan komunitas, serta budaya dan inovasi.

Dalam koleksi Taste of Heritage, Liza Deubez mengajak setiap konsumen untuk tidak hanya menikmati es krim, tetapi juga merasakan makna di balik setiap scoop yang dinikmati. Taste of Heritage adalah lebih dari sekadar camilan—ini adalah perjalanan rasa yang menghormati keberagaman Indonesia.

Gabung dalam Gerakan Paletas Wey

Dengan nilai-nilai budaya, keberlanjutan, dan pemberdayaan yang mendalam, Paletas Wey mengundang setiap orang untuk bergabung dalam gerakan perubahan ini, menikmati es krim yang bukan hanya menyegarkan tetapi juga memberi makna. Satu scoop dalam satu waktu, untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.

Paletas Wey terus membuka jalan bagi inovasi kuliner yang lebih sehat, berdampak sosial, dan tetap mempertahankan kekayaan budaya Indonesia. Sebuah gerakan yang tak hanya memperkenalkan rasa baru, tetapi juga memberdayakan dan menginspirasi.