Site icon Wanita Indonesia

Lantunan Jazz dan Spiritualitas Menyatu di Ramadhan Jazz Festival ke-15 Masjid Cut Meutia

Berfoto bersama sebelum tampil di ajang Ramadhan Jazz Festival (RJF) ke-15 Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat pada Jumat-Sabtu (6-7 Maret 2026). (WI/Gdi)

WANITAINDONESIA.CO – Ada yang berbeda di pelataran Masjid Cut Meutia, Menteng, pada Jumat malam (6/3), lantunan saksofon dan bas yang hangat menghiasi Ramadhan Jazz Festival (RJF) ke-15 sekaligus memperlihatkan dakwah juga dapat dihadirkan lewat nada yang syahdu.

Ribuan anak muda memadati halaman masjid, bukan sekadar untuk menonton konser, melainkan menjadi bagian dari gerakan “Dakwah Kultural” yang unik. Di sini, musik jazz dan ibadah tidak saling berbenturan; keduanya justru berpadu menciptakan atmosfer spiritualitas modern.

Mengusung tema “Harmoni Pulihkan Negeri”, RJF tahun ini membawa misi kemanusiaan yang mendalam. Seluruh keuntungan dari festival ini akan disalurkan 100% untuk membantu korban banjir bandang di wilayah Sumatera, termasuk rekonstruksi masjid yang rusak.

“Ramadhan Jazz Festival bukan hanya tentang musik. Ini adalah cara kami menyampaikan nilai kepedulian melalui medium yang lebih dekat dengan generasi muda,” ujar M. Pradana Indraputra, Ketua Ramadhan Masjid Cut Meutia dalam keterangan yang diterima, Sabtu.

Uniknya, sistem tiket acara ini menggunakan konsep donasi. Pengunjung bisa menyumbang melalui platform Goers atau langsung di lokasi. Jadi, setiap nada yang dinikmati penonton adalah rupiah yang membantu sesama.

Panggung hari pertama sukses menyihir penonton dengan penampilan memukau dari deretan legenda dan bintang masa kini dengan hadirnya legenda Jazz: Candra Darusman dan Krakatau (feat. Andre Dinuth & Barry Likumahuwa). Lantas ada juga favorit Gen-Z dan Milenial Salma Salsabil, Kunto Aji, dan Sisitipsi.

Tak hanya itu juga tampil dalam nuansa klasik. Galaxy Big Band Jazz Orchestra serta Societeit de Harmonie x Natasya Elvira.

Agus Setiawan Basuni, Managing Director WartaJazz, menegaskan bahwa sejak digagas pada 2010 oleh Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA), musik memang hanya menjadi “pintu masuk” untuk mengajak masyarakat peduli.

“Ramadhan Jazz Festival bukan sekadar konser musik. Musik menjadi medium untuk mengajak masyarakat berbagi,” tegas Agus.

Bagi Anda yang melewatkan malam pertama, jangan khawatir. Semangat harmoni dan kebersamaan ini masih akan berlanjut pada Sabtu, 7 Maret 2026. Sejumlah musisi papan atas lainnya telah bersiap untuk kembali menggoyang pelataran Cut Meutia dengan nuansa jazz yang menenangkan hati sekaligus menggerakkan tangan untuk berbagi.

Ingin tahu siapa saja line-up untuk malam penutupan nanti? Pantau terus informasinya dan pastikan Anda menjadi bagian dari sejarah festival jazz satu-satunya di dunia yang digelar di halaman masjid ini. (Gdi)

Exit mobile version