Site icon Wanita Indonesia

Langkah Sederhana Mencegah Kanker Payudara Melalui Pola Hidup Sehat

Ahli Gizi Lovepink, dr. Patsy S. Djatikusumo, Sp.GK tengah memberikan penjelasan pentingnya gaya hidup sehat agar terhindar dari kanker payudara. Gdi.

WANITAINDONESIA.CO – Kesehatan tubuh merupakan investasi paling berharga yang sering kali baru disadari saat ancaman penyakit seperti kanker payudara datang menghampiri. Melalui penerapan pola hidup sehat dan kebiasaan deteksi dini yang konsisten, risiko keterlambatan penanganan medis dapat ditekan sedemikian rupa sehingga kualitas serta harapan hidup masyarakat tetap terjaga.

Perjalanan menjaga kesehatan tubuh memerlukan pemahaman mendalam mengenai faktor risiko dan langkah pencegahan yang tepat. Ahli Gizi Lovepink, dr. Patsy S. Djatikusumo, Sp.GK., menjelaskan bahwa terjadinya kanker payudara bersifat multifaktor. Faktor seperti paparan hormon estrogen dalam jangka panjang, riwayat keluarga atau genetik, hingga usia menstruasi pertama dan menopause turut memengaruhi, namun penerapan gaya hidup sehat memegang peranan kunci dalam mengendalikan risiko tersebut.

Salah satu pilar utama pencegahan adalah metode pemeriksaan payudara sendiri (sadari) yang dilakukan secara berkelanjutan. Langkah pemeriksaan ini idealnya dilakukan satu kali setiap bulan, tepatnya pada hari ketujuh hingga kesepuluh setelah hari pertama menstruasi. Pada rentang waktu tersebut, kondisi kelenjar pada payudara berada dalam keadaan stabil dan tidak membengkak, sehingga memudahkan seseorang untuk mengenali setiap perubahan bentuk, tekstur kulit, maupun benjolan secara mandiri.

Pemeriksaan mandiri yang disiplin membantu seseorang mendeteksi tanda-tanda awal perubahan fisik pada tubuh. Apabila ditemukan gejala seperti benjolan, puting tertarik ke dalam, kulit mengkerut menyerupai kulit jeruk, atau keluarnya cairan di luar masa menyusui, tindakan medis harus segera diambil. Selain sadari, masyarakat juga dianjurkan menjalani pemeriksaan payudara klinis (sadanis) oleh tenaga medis melalui penapis ultrasonografi (USG) maupun mamografi secara berkala setiap 1 hingga 2 tahun.

Langkah pencegahan kanker payudara semakin optimal jika disempurnakan dengan gaya hidup sehat secara menyeluruh melalui gerakan CERDIK, yaitu cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres. Aktivitas fisik berupa olahraga rutin berdurasi 30 sampai 40 menit sebanyak 3 sampai 5 kali seminggu—atau total 150 menit dalam sepekan—sangat efektif membantu menjaga berat badan ideal serta memperlancar sirkulasi darah.

Dari sisi asupan nutrisi, konsumsi harian dianjurkan mengacu pada prinsip gizi seimbang dengan mengalokasikan 50 persen porsi piring untuk sayur, buah, dan biji-bijian. Pemilihan bahan makanan segar yang bervariasi sesuai musim jauh lebih dianjurkan daripada mengonsumsi makanan olahan atau makanan kaleng yang kaya bahan pengawet. Pemenuhan istirahat melalui tidur nyenyak (deep sleep) selama 5 hingga 6 jam setiap malam turut mendukung proses regenerasi sel-sel tubuh secara maksimal.

“Mulai hari ini, mari ubah pola pikir bahwa kesehatan adalah hal utama. Dalam tubuh yang sehat, kita bisa memberikan banyak manfaat dan kebaikan bagi orang lain,” ujar dr. Patsy.

Menjaga kesehatan tubuh bukanlah sebuah pilihan, melainkan bentuk kasih sayang tertinggi terhadap diri sendiri dan keluarga tercinta. Mari jadikan pemeriksaan kesehatan berkala sebagai hadiah terbaik bagi kehidupan, demi melangkah mantap menyongsong masa depan yang panjang, sehat, dan penuh energi. (gdi)

Exit mobile version