Langkah Mantap Janice dan Aldila Menuju Perempat Final Nottingham Open 2026

Pasangan tenis putri Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. (Instagram)

WANITAINDONESIA.CO – Langkah kaki di atas rumput hijau Nottingham, Inggris, menjadi saksi bisu kembalinya taji ganda putri andalan Nusantara. Setelah melewati gelombang pasang surut di beberapa turnamen benua biru belakangan ini, pasangan tenis kebanggaan Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, akhirnya berhasil memutus tren negatif. Dengan kerja keras dan mental baja, mereka sukses mengamankan tiket perempat final ganda putri turnamen Nottingham Open 2026 melalui kemenangan dua set langsung yang sangat meyakinkan pada Rabu waktu setempat.

Kemenangan ini laksana oase di tengah padang pasir. Bagaimana tidak, duet Merah Putih yang menyandang status sebagai unggulan ketiga dalam ajang Women’s Tennis Association (Asosiasi Tenis Wanita) atau WTA 250 ini, harus menghadapi perlawanan yang tidak mudah sejak babak pembuka. Mereka dipaksa memeras keringat demi membungkam ketangguhan pasangan kombinasi Amerika Serikat dan Ceko, Ann Li dan Tereza Valentova, dengan skor kembar 6-4, 6-4.

Pertandingan tersebut berjalan penuh ketegangan karena kubu lawan mengandalkan senjata berupa servis yang menghunjam deras. Pada set pertama, pasangan Li dan Valentova sempat menebar ancaman nyata dengan mencatatkan tiga ace (servis masuk yang tidak dapat dijangkau lawan) serta memasukkan hampir delapan puluh persen servis pertama mereka. Namun, Janice dan Aldila tidak tinggal diam. Duet Indonesia ini justru tampil lebih memukau dengan memenangi hampir sembilan puluh persen poin dari servis pertama mereka sendiri.

Ketajaman mental bertanding Janice dan Aldila mulai terlihat ketika kedudukan sempat berjalan alot dan imbang di angka 2-2. Lewat ketenangan dalam membaca arah bola, ganda putri Indonesia ini berhasil memimpin jalannya laga. Mereka dengan jeli memanfaatkan satu dari lima peluang break point (kesempatan mematahkan servis lawan) yang ada untuk kemudian merebut set pertama dengan keunggulan yang manis.

Drama di set pertama rupanya kembali terulang di set kedua dengan skenario yang hampir serupa. Janice dan Aldila lagi-lagi tertahan imbang dengan perolehan angka 2-2 di awal permainan. Beruntung, tekanan yang diberikan oleh pasangan Indonesia memicu lawan melakukan dua kali double fault (kesalahan ganda saat servis). Celah kecil inilah yang langsung dimanfaatkan dengan cerdik oleh pasangan Merah Putih untuk membalikkan keadaan.

Dominasi srikandi tenis Indonesia ini kian tak terbendung setelah mereka memenangi lebih dari delapan puluh persen poin dari servis pertama. Ditambah lagi dengan persentase pengembalian bola yang jauh lebih akurat, Janice dan Aldila menyudahi perlawanan sengit Li dan Valentova sekaligus menutup pertandingan dengan senyum kemenangan.

Hasil gemilang di lapangan rumput ini menjadi catatan positif sekaligus momentum kebangkitan yang sangat berharga bagi Janice dan Aldila. Maklum saja, langkah mereka sempat terhenti lebih awal setelah kandas pada babak pertama di beberapa turnamen bergengsi sebelumnya, mulai dari Italian Open (Terbuka Italia) pada pertengahan Mei lalu, turnamen akbar French Open (Terbuka Prancis), hingga Libema Open (Terbuka Libema) yang digelar pekan lalu. Melalui turnamen di Nottingham ini, keduanya tengah merajut kembali asa untuk mengulang kejayaan manis tahun lalu saat mereka sukses membawa pulang gelar juara dari ajang WTA 250 Chennai di India.

Kini, tantangan yang lebih besar sudah menanti di depan mata. Pada babak perempat final nanti, Janice dan Aldila dijadwalkan akan menantang ketangguhan ganda putri asal Ceko, Miriam Kolodziejova dan Jesika Maleckova. Pasangan Ceko tersebut melenggang ke babak delapan besar setelah sebelumnya menumbangkan perlawanan ganda putri asal Jepang, Miyu Kato dan Makoto Ninomiya, dengan skor telak 6-3, 6-0.

Perjuangan di atas lapangan hijau belumlah usai, dan jalan menuju podium juara masih membentang. Mari kita tiupkan angin optimisme dan dukungan terbaik dari tanah air, mengiringi setiap ayunan raket Janice dan Aldila agar bendera Merah Putih dapat kembali berkibar tinggi di panggung tenis internasional.