Langkah Manis UMKM Menembus Pasar Digital Lewat Sentuhan Teknologi dan Legalitas Resmi

Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa (PMSEPJ) Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Dwinanto Rumpoko, Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, dan pelaku UMKM berfoto bersama pada peluncuran program KOLABORAKSI #2 menjelang momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang dihadiri Lazada Indonesia bersama mitra UMKM. (Lazada)

WANITAINDONESIA.CO — Dunia perdagangan digital di Indonesia kini berkembang sangat pesat dan menghadirkan persaingan usaha yang kian ketat, sehingga menuntut para pelaku usaha untuk terus memperkuat daya saing dan keterlibatan mereka di dalam platform niaga elektronik (e-commerce). Potensi besar yang dimiliki oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama perekonomian nasional sering kali terhambat oleh minimnya pemenuhan perizinan resmi serta keterbatasan pemanfaatan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kondisi ini menjadi perhatian serius karena legalitas dan penguasaan teknologi merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan konsumen serta meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Guna menjembatani kesenjangan tersebut, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa (PMSEPJ) Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri kembali menggandeng Lazada Indonesia dan Lampu.id menggelar program KOLABORAKSI #2 bertema “Raih Akses Pasar Lewat Legalitas, Kredibilitas, dan Kreativitas”. Inisiatif strategis ini hadir sebagai langkah nyata mendorong kepatuhan perizinan usaha dan pemanfaatan teknologi cerdas secara bijak, sejalan dengan implemetasi Permendag No. 19 Tahun 2026 demi mewujudkan ekosistem perdagangan digital yang adil dan sehat. Apalagi menjelang momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), kesiapan ini menjadi modal penting bagi para pelaku usaha lokal untuk memikat calon pembeli secara optimal.

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Ramadan, J&T Cargo Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Dukung UMKM

Pentingnya kesiapan menyeluruh bagi para pelaku usaha lokal ditekankan langsung oleh pihak regulator sebagai investasi jangka panjang. Direktur PMSEPJ, Dwinanto Rumpoko menyatakan “Penting bagi pelaku usaha untuk memiliki kesiapan matang dalam berpartisipasi di perdagangan digital. Penguatan legalitas dan kapasitas teknologi bukan sekadar kepatuhan administratif, tapi investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat daya saing usaha itu sendiri”. Beliau menegaskan bahwa pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan secara aktif bersama para mitra kerja demi menjaga ekosistem niaga elektronik di Indonesia tetap aman, nyaman, dan berdaya saing bagi semua pihak.

Baca Juga :  Astra Honda Berbagi Ilmu Dorong Talenta Vokasi Hadapi Perkembangan Teknologi Otomotif

Dukungan serupa mengalir dari pelaku industri niaga elektronik yang memandang keabsahan hukum dan kecakapan digital sebagai kunci utama keberlanjutan bisnis. Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma menegaskan “Sebagai platform yang mempertemukan jutaan konsumen dengan brand dan seller, Lazada Indonesia melihat bahwa kesiapan legal dan digital menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis di pasar Indonesia. Legalitas usaha menjadi fondasi bagi brand dan seller untuk memperluas akses ke pasar, sementara kesiapan digital memungkinkan mereka memanfaatkan platform sebagai ruang untuk bertumbuh melalui adopsi teknologi.”

Forum edukatif yang dihadiri lebih dari 200 pelaku usaha ini juga membedah cara praktis memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membaca peluang pasar secara presisi. Praktisi dan Edukator AI, Azhar Suardi yang menjadi narasumber menyatakan “AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memetakan karakteristik konsumen di suatu pasar”. Namun, dirinya mengingatkan agar inovasi teknologi ini senantiasa dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab agar mampu menaikkan nilai serta keterlihatan (visibilitas) produk di mata publik.

Baca Juga :  Indowood Expo 2026 Hadirkan Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Mebel Nasional

Sinergi lintas sektor antara pemerintah, penyedia platform, dan akselerator ini diharapkan mampu membawa standar baru bagi produk-produk kebanggaan Tanah Air agar semakin kredibel di pasar nasional maupun global. Kini, saatnya para pelaku usaha mengambil langkah berani untuk melengkapi keabsahan usaha dan mengadopsi kecanggihan teknologi, sebab peluang emas di ruang digital sudah terbuka lebar menantikan karya-karya terbaik bangsa. (Gdi)