Site icon Wanita Indonesia

Konser dan Event Lari Ternyata Bisa Dorong Ekonomi Jakarta

Salah satu event lari yang diselenggarakan di Jakarta. Gdi

WANITAINDONESIA.CO — Jakarta tidak pernah benar-benar tidur, dan kini riuh gemerlapnya justru menjadi mesin penggerak ekonomi yang amat perkasa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara konsisten mendorong ibu kota agar terus bertransformasi menjadi pusat kegiatan (episentrum event) berskala besar. Langkah strategis ini terbukti ampuh memberikan dorongan besar pada roda perekonomian daerah secara signifikan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa berbagai gelaran megah yang berlangsung di Jakarta membawa dampak yang sangat nyata bagi perputaran uang di ibu kota. Berdasarkan laporan yang diterimanya, deretan kegiatan besar seperti gelaran musik Pestapora hingga konser megabintang The Weeknd mampu menyumbang kontribusi pendapatan hingga mencapai Rp250 miliar.

“Dari The Weeknd saja pajaknya lumayan, Rp12 miliar. Jadi kenapa kegiatan yang bersifat dengan epicentrum event kita dorong, karena saya yakin bahwa multiplier effect ekonominya luar biasa,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dalam konferensi pers Realisasi APBD Triwulan III tahun 2026 di Balai Kota, Rabu.

Guna menjaga kenyamanan serta keberlangsungan berbagai agenda besar tersebut, perbaikan fasilitas pendukung (infrastruktur) terus digenjot di berbagai sudut ibu kota. Salah satu terobosan yang sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat adalah pembenahan kawasan Stadion Internasional Jakarta (Jakarta International Stadium / JIS). Kini, para penikmat hiburan dapat menikmati helatan acara dengan jauh lebih nyaman, mulai dari kemudahan akses tempat parkir hingga integrasi angkutan umum (transportasi umum) yang makin tertata.

“(Konser) The Weeknd saya kebetulan nonton sendiri hari kedua, enggak sampai 15 menit kita sudah bisa keluar dari kerumunan karena sekarang ini semuanya parkirnya di Ancol, sudah ada KRL, sudah ada menghubungkan antara JIS dengan Ancol dan itu terbukti berjalan dengan baik,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

Gairah ekonomi ini dipastikan akan kembali melonjak tajam pada akhir pekan ini. Jakarta bersiap menyambut dua perhelatan raksasa sekaligus, yakni ajang lari MyBCA Jakarta Running Festival (JRF) pada 24-25 Oktober 2026 serta panggung megah dari musisi dunia Kanye West atau Ye. Perputaran uang dari ajang lari maraton tersebut diproyeksikan sanggup menembus angka lebih dari Rp150 miliar. Sementara itu, daya tarik konser Ye yang menjadi satu-satunya penampilan di kawasan Asia Tenggara sukses menyedot perhatian internasional, dengan catatan 50 persen penontonnya berasal dari luar negeri.

Dampak domino positif ini pun langsung dirasakan oleh industri penginapan. Kamar-kamar penginapan (hotel) di sepanjang jalur lintasan lari maupun di wilayah penyangga sekitar ibu kota dilaporkan telah habis dipesan (terjual habis / sold out).

“Hampir semua hotel yang dilalui jalur lari ini, sudah habis semua, sudah sold out semua, termasuk banyak hotel-hotel di pinggiran. Selama ada transportasi, karena mereka juga dengar bahwa akan Rp0, bahkan sampai Kelapa Gading, PIK 2, PIK 1, hotel-hotel yang ada sekarang ini, hampir semua di-booked untuk Jakarta Running Festival maupun Ye,” ungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

Melihat denyut Jakarta yang makin bergairah dan penuh energi ini, siapkah Anda menjadi bagian dari kemeriahan serta pesona warna-warni ibu kota di akhir pekan nanti? (Gdi)

Exit mobile version