Site icon Wanita Indonesia

Kolaborasi Film & Kuliner “Bahasa Cinta yang Beda”

Kala industri perfilman berkolaborasi dengan ekosistem kuliner, hadir film pendek inspiratif "Ungkapan Cinta yang Beda" , pembaca Wanitaindonesia.co percaya, bahasa cinta merupakan cara universal untuk menunjukkan perhatian, membangun kedekatan, dan menjaga hubungan tetap bermakna, (ki-ka): Dian Sastro Wardoyo, Head of Marketing Foods Unilever Indonesia, Nuning Wahyuningsih, Sutradara, Teddy Soeria Atmadja. Foto: Dokumentasi Unilever Indonesia

WANITAINDONESIA.CO — Satu dekade sekuel film fenomenal Ada Apa Dengan Cinta (AADC), dirayakan Rocyo lewat film pendek “Bahasa Cinta yang Berbeda”.

Film mengajak masyarakat untuk mengungkapkan bahasa cinta lewat perhatian sederhana, yang dilakukan secara tulus namun konsisten. Caranya lewat sepiring Omelette hangat yang diolah di dapur sendiri.

Di tengah kehidupan modern yang dipenuhi rutinitas, dan berbagai distraksi, kesempatan untuk benar-benar terkoneksi dengan orang terdekat seringkali menjadi semakin terbatas.

Padahal koneksi adalah bagian penting dalam setiap hubungan,baik itu dengan keluarga, sahabat maupun pasangan.

Di sinilah bahasa cinta merupakan cara universal untuk menunjukkan perhatian, membangun kedekatan, dan menjaga hubungan tetap bermakna.

Nuning Wahyuningsih, Head of Marketing Foods Unilever Indonesia menjelaskan, “Royco percaya bahwa kegiatan memasak merupakan bahasa cinta sederhana yang dapat dilakukan semua orang. Perlu disadari bahwa bahasa cinta tidak selalu membutuhkan kata-kata indah atau gestur grade, karena justru seringkali perhatian terasa paling bermakna ketika hadir lewat hal-hal kecil yang konsisten dilakukan.”

Tim Chef sigap mengolah Omelette “Bahasa Cinta yang Beda”, cita rasa spesial hadir lewat penggunaan Royco Bumbu Kaldu Ayam Kampung. Foto: Wanitaindonesia.co

Bahasa Cinta Selaras Zaman

“Untuk itu Royco ingin menginspirasi lewat masakan sehari-hari yang bisa menjadi ungkapan perhatian, untuk kembali membangun koneksi dengan orang-orang terdekat.”

“Guna menerjemahkan pesan tersebut, Royco menginspirasi masakan Omelette sebagai simbol bahasa cinta yang beda, sederhana tapi personal. Yang membuat Omelette jadi istimewa adalah proses pembuatannya, “ujarnya.

“Omelette bisa merepresentasikan presence seseorang yang rela berhenti sejenak dari kesibukan, dengan meluangkan waktu untuk memasak, maupun saat menikmatinya bersama-sama, “terang Nuning Wahyuningsih.

“Dikenal sebagai menu sarapan praktis yang mudah dimasak oleh siapapun, dan wajib diberi bumbu khas dengan rasa gurih, yang akan menghadirkan cita rasa spesial.”

“Hal ini bisa diwujudkan dengan penggunaan Royco Bumbu Kaldu Rasa Ayam Kampung yang memberi rasa gurih konsisten, “terangnya.

Sutradara Bahasa Cinta yang Beda, Teddy Soeria Atmadja menceritakan tentang tantangan terbesar, bagaimana mempertahankan karakter, dan dinamika hubungan Cinta & Rangga yang sudah sangat familiar, namun menempatkan mereka dalam fase kehidupan yang lebih matang.

“Film pendek ini tidak untuk mengulang romantisme di AADC, namun untuk mengeksplorasi betapa cinta, dan cara mengekspresikannya ikut berubah, seiring pengalaman sebuah hubungan.”

“Cerita sengaja dibangun lewat situasi yang related dengan kehidupan sehari-hari, sehingga selain tetap mempertahankan elemen nostalgia, film juga membawa sudut pandang baru yang relevan dengan dinamika hubungan masa kini, “jelasnya.

Film pendek “Bahasa Cinta yang Beda” sudah bisa pembaca Wanitaindonesia.co saksikan lewat kanal YouTube Royco Indonesia @RoycoIndonesia.

Kolaborasi akan terus berlanjut sampai akhir tahun dengan berbagai kejutan istimewa, dari Royco untuk penggemar AADC di seluruh Indonesia. (*)

Exit mobile version