Kenapa Banyak Pasangan menyukai Seks di Pagi Hari (Morning Sex)? Begini Penjelasan Ilmiahnya

(Foto: Net)

WANITAINDONESIA.CO – Istilah Morning sex atau seks di pagi hari sering muncul dalam percakapan tentang hubungan pasangan. Bagi sebagian orang, momen pagi hari dianggap sebagai waktu yang cukup ideal untuk membangun kedekatan sebelum memulai aktivitas sehari-hari.

Fenomena ini bukan sekadar tren dalam budaya populer. Dalam berbagai penelitian tentang seksualitas manusia, waktu dalam sehari memang dapat memengaruhi gairah dan respons tubuh terhadap keintiman.

Secara sederhana, morning sex merujuk pada hubungan intim yang terjadi di pagi hari, biasanya setelah pasangan bangun tidur. Meski terdengar sederhana, praktik ini sering dikaitkan dengan kondisi biologis tubuh yang berbeda dibanding waktu lain.

Baca Juga :  Inilah Tips Untuk Pasangan Baru Untuk Beradaptasi Di Rumah Tangga

Salah satu faktor utama adalah perubahan hormon. Banyak penelitian menunjukkan bahwa hormon seksual, termasuk testosteron, sering mencapai tingkat yang lebih tinggi pada pagi hari.

Hal ini membuat tubuh berada dalam kondisi yang lebih responsif terhadap rangsangan dan keintiman.

Seksolog dari Indiana University, Dr. Debby Herbenick, menjelaskan bahwa kondisi biologis tubuh memang bisa memengaruhi gairah seksual seseorang.

“Banyak orang mengalami peningkatan hormon seksual pada pagi hari, sehingga tidak mengherankan jika keinginan untuk berhubungan intim juga meningkat pada waktu tersebut.” ujar Debby dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :  6 Ciri Pasangan serta Kamu Amat Cocok

Selain faktor biologis, suasana pagi juga sering dikaitkan dengan kondisi mental yang lebih segar. Setelah tidur yang cukup, tubuh dan pikiran biasanya berada dalam keadaan yang lebih rileks.

Dalam hubungan pasangan, kondisi ini dapat membantu menciptakan komunikasi emosional yang lebih baik.

Penelitian tentang hubungan jangka panjang juga menunjukkan bahwa pasangan yang menjaga keintiman secara rutin cenderung memiliki tingkat kepuasan hubungan yang lebih tinggi.

Morning sex bagi sebagian pasangan menjadi cara sederhana untuk memulai hari dengan rasa kedekatan.

Baca Juga :  Gemarikan, Pasangan Klop Ikan, Ya Bumbu Kaldu Rasa Ikan & Alert Ahok

Namun para ahli tetap menekankan bahwa setiap pasangan memiliki ritme yang berbeda. Tidak semua orang merasa nyaman atau berenergi di pagi hari.

Karena itu, yang paling penting bukanlah waktunya, melainkan kesepakatan dan kenyamanan kedua pihak.

Pada akhirnya, fenomena morning sex menunjukkan bahwa kehidupan intim manusia tidak hanya dipengaruhi oleh emosi, tetapi juga oleh ritme biologis tubuh.

Dari perspektif ilmiah maupun hubungan pasangan, momen pagi hari sering dianggap sebagai salah satu waktu yang secara alami mendukung munculnya gairah dan kedekatan emosional. (GIE)