WANITAINDONESIA.CO – Keluarga mendiang Vidi Aldiano memiliki cara tersendiri untuk mengenang sang penyanyi pada Hari Raya Idul Adha 2026. Tak hanya berkurban atas nama Vidi Aldiano, keluarga juga berencana menghidupkan semangat berbagi melalui konsep pesta rakyat yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengatakan bahwa keluarganya sejak lama memiliki pandangan berbeda mengenai penyaluran manfaat kurban. Menurutnya, kebersamaan yang tercipta saat masyarakat berkumpul dan menikmati hidangan bersama memiliki nilai sosial yang sangat besar.
“Kami itu lebih senang menyelenggarakan yang kayak pesta rakyat, nyate bareng kurban,” kata Harry Kiss.
Harry menjelaskan bahwa pembagian daging kurban secara langsung memang tetap memiliki manfaat. Namun ia menilai konsep makan bersama dapat menjangkau lebih banyak orang dan menciptakan suasana kekeluargaan yang lebih hangat.
“Kalau kurban paling-paling satu potong kambing jadi berapa? 30. Kalau kita bikin acara, 5.000,” ujarnya.
Selain itu, Harry mengungkapkan bahwa keluarga telah menyiapkan kurban yang akan diniatkan atas nama Vidi Aldiano. Langkah tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada sang putra yang semasa hidup dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Menariknya, keluarga tetap mempertahankan tradisi berkurban kambing yang telah dijalankan selama bertahun-tahun. Harry mengaku lebih nyaman menjalankan kurban secara pribadi dibandingkan mengikuti sistem patungan sapi.
Bagi keluarga Vidi Aldiano, esensi kurban bukan terletak pada besar kecilnya hewan yang disembelih, melainkan pada seberapa luas manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, semangat berbagi yang pernah ditanamkan Vidi Aldiano ingin terus dilanjutkan meski sang musisi telah tiada.
Melalui kurban dan rencana pesta rakyat tersebut, keluarga berharap nama Vidi Aldiano tidak hanya dikenang lewat karya-karyanya di dunia musik, tetapi juga melalui nilai kepedulian sosial yang terus hidup di tengah masyarakat. (GIE)

