WANITAINDONESIA.CO – Aktor Aliando Syarief mengungkapkan perubahan besar dalam cara pandangnya terhadap kehidupan menjelang usia 30 tahun. Jika saat remaja ia merasa memiliki banyak waktu untuk mencoba berbagai hal, kini ia justru semakin berhati-hati dalam menentukan langkah, terutama terkait karier.
Kekasih Richelle Skornicki tersebut mengaku tidak memiliki ketakutan yang berlebihan menghadapi pertambahan usia. Namun, ada satu hal yang kini menjadi perhatian utamanya, yakni tidak ingin lagi menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak memberikan nilai bagi kehidupannya.
Menurut Aliando, seiring bertambahnya usia, ia semakin menyadari bahwa waktu merupakan hal yang sangat berharga. Pengalaman selama bertahun-tahun di industri hiburan membuatnya lebih selektif dalam mengambil keputusan.
“Kalau dulu saya tidak terlalu takut membuang waktu. Sekarang justru lebih takut menyia-nyiakan waktu karena usia terus berjalan,” ungkap Aliando.
Perubahan pola pikir tersebut juga memengaruhi caranya memilih proyek. Bintang yang mulai dikenal luas sejak usia belasan tahun itu mengatakan kini tidak lagi tertarik menerima pekerjaan hanya demi kesibukan atau popularitas.
Baginya, setiap proyek harus memiliki kualitas dan memberikan manfaat, baik untuk perkembangan karier maupun sebagai pengalaman hidup. Ia enggan menghabiskan tenaga dan waktunya pada pekerjaan yang menurutnya tidak memiliki makna atau tidak sesuai dengan prinsip yang ia pegang.
Aliando menilai setiap keputusan yang diambil saat ini akan berpengaruh terhadap masa depannya. Karena itu, ia ingin memastikan setiap langkah yang dijalani mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
Selain memikirkan perjalanan karier, Aliando juga mulai mempersiapkan masa depan secara lebih matang, termasuk rencana ketika suatu saat membangun keluarga. Baginya, kedewasaan bukan hanya soal usia, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan memilih prioritas yang benar.
Dengan sudut pandang baru tersebut, Aliando berharap dapat terus berkembang sebagai pribadi maupun sebagai aktor, tanpa harus mengorbankan waktu untuk hal-hal yang tidak sejalan dengan tujuan hidupnya. (GIE)

