Site icon Wanita Indonesia

Gerakan Satu Pegawai Satu Pohon PLN Hijaukan Jakarta

Pegawai PLN UP3 Tanjung Priok melakukan penanaman pohon dalam gerakan "Satu Aksi, Bumi Lestari". gdi

WANITAINDONESIA.CO – Kesadaran akan pentingnya menjaga bumi dari ancaman perubahan iklim global kini bukan lagi sekadar wacana di atas meja seminar. Langkah nyata bermuatan lokal justru menjadi kunci utama dalam meredam kenaikan suhu bumi yang kian mengkhawatirkan masyarakat urban. Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Priok mengambil inisiatif segar dengan menggelar aksi penghijauan massal di lingkungan kerja mereka.

Aksi korporasi ini dikemas unik melalui sebuah gerakan bertajuk “Satu Pegawai Satu Pohon” yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lini karyawan. Lewat program tersebut, setiap insan perusahaan diwajibkan menanam dan merawat satu bibit tanaman di area kantor sebagai simbol kepedulian kolektif. Langkah sederhana yang masif ini membuktikan bahwa pelestarian alam dapat dimulai dari pekarangan tempat kerja sebelum meluas ke wilayah publik yang lebih besar.

Komitmen ini menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga ekosistem tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan harus diwujudkan lewat tindakan nyata yang konsisten. Pihak manajemen menekankan bahwa korporasi modern harus mampu menyeimbangkan antara target operasional dan kelestarian alam sekitar.

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mengajak seluruh insan PLN untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang,” ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, dalam keterangan resminya.

Semangat kedisplinan dan kepedulian terhadap alam ini diharapkan dapat menular menjadi sebuah budaya baru di tengah tantangan pemanasan global (global warming) yang kian nyata di depan mata. Setiap tunas yang ditanam di kawasan pesisir Jakarta Utara ini diproyeksikan mampu menjadi paru-paru kecil yang menyerap polusi udara ibu kota.

Manager PLN UP3 Tanjung Priok, Hanfi Adrhean Abidin, menjelaskan bahwa momentum perayaan hari lingkungan ini menjadi pemantik utama untuk memperkuat kesadaran internal mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat kepedulian ini diharapkan tidak berhenti di lingkungan kantor saja, melainkan bertransformasi menjadi kebiasaan hidup sehari-hari yang dibawa pulang oleh setiap pegawai ke lingkungan rumah masing-masing.

“Setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Kami berharap semangat kepedulian lingkungan ini dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan yang diterapkan tidak hanya di tempat kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” kata Hanfi Adrhean Abidin dengan penuh optimisme.

Melalui sinergi hijau ini, masyarakat diingatkan kembali bahwa masa depan bumi yang bersih dan nyaman berada di tangan tindakan kecil yang kita pilih hari ini. Ketika sebuah korporasi besar mampu memulai langkah dari halaman sendiri, sudah saatnya kita semua bergerak bersama menanam kebaikan demi warisan generasi esok yang lebih hijau.

Bagaimana dengan lingkungan sekitar Anda, sudahkah ada gerakan menanam pohon bersama yang dimulai dari lingkungan terkecil hari ini? (Gdi)

Exit mobile version