Gaya Hidup Sehat Mulai Dilirik Jadi Ladang Cuan di Industri Kreatif

Gaya hidup sehat menjadi salah satu sektor pariwisata yang dapat menggerakkan ekonomi. Gdi

WANITAINDONESIA.CO – Tren gaya hidup sehat yang kini kian digandrungi masyarakat ternyata menyimpan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyoroti bagaimana pergeseran pola hidup yang lebih memperhatikan kesehatan ini membuka ruang lebar bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk menghadirkan berbagai produk serta pengalaman berbasis wellness (kebugaran holistik).

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf)/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Irene Umar menegaskan bahwa ceruk pasar ini sangat selaras dengan perkembangan zaman, baik di tingkat nasional maupun pasar global. Indonesia dinilai memiliki modal yang sangat kuat karena kaya akan warisan budaya serta ragam produk lokal yang bisa dikemas menjadi pengalaman bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga :  Cleo Turut Meriahkan Fun Bike Merdeka di TMII, Dukung Kegiatan Positif dan Gaya Hidup Sehat

Konsep wellness sendiri kini tidak lagi sebatas kesehatan fisik belaka, melainkan telah meluas hingga mencakup keseimbangan jiwa, raga, pola hidup, sampai ritual tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Salah satu aset Nusantara yang memiliki potensi raksasa dalam industri ini adalah jamu dan aneka minuman tradisional. Ramuan herbal yang dulunya dianggap kuno, kini berpeluang besar disulap menjadi gaya hidup modern yang memberikan nilai tambah sekaligus memperluas jangkauan pasar kreatif berbasis budaya.

Penggabungan antara kesehatan, seni, dan tradisi lokal tersebut tecermin secara nyata dalam gelaran Festival Merah Putih. Festival ini memadukan berbagai subsektor kreatif lewat 3 pilar utama, yaitu “Raga”, “Rasa”, dan “Raya”. Beragam kegiatan dihadirkan untuk memanjakan pengunjung, mulai dari 5K Fun Walk (jalan santai 5 kilometer), penjajakan kuliner, apresiasi kopi dan teh, pameran produk lokal, seni pertunjukan, hingga permainan tradisional.

Baca Juga :  Gaya Hidup Aktif Makin Stylish, Kolaborasi Wardah A.M Club 2026 dan HOKA Ajak Perempuan Berani Berlari

Model perhelatan semacam ini dinilai menjadi wadah krusial yang mempertemukan komunitas, pelaku usaha kreatif, anak muda, dan masyarakat luas. Sinergi ini memegang peranan penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membuka keran rezeki dan peluang bisnis bagi para pelaku usaha lokal.

Managing Director Bimasena Adriel Simorangkir menyampaikan bahwa Festival Merah Putih merupakan agenda rutin tahunan yang dirancang lebih dari sekadar peringatan kemerdekaan. Agenda ini difokuskan sebagai motor penggerak ekosistem ekonomi kreatif lokal sekaligus mengajak generasi muda untuk semakin bangga, mencintai, dan merawat warisan budaya Nusantara.

Baca Juga :  Wahana Artha Honda Dukung Fun Bike Merdeka di TMII, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Pada akhirnya, kekayaan tradisi dan pergeseran gaya hidup sehat bukan lagi sekadar rutinitas harian biasa, melainkan jembatan emas untuk mengubah warisan leluhur menjadi produk berdaya saing tinggi. Ketika kesehatan fisik dan ketenangan jiwa mampu dipadukan secara harmonis dengan nilai kreatif, kekayaan budaya Indonesia siap tampil memikat dunia sekaligus menggerakkan roda ekonomi bangsa. Apakah Anda siap menjadi bagian dari gaya hidup sehat bernilai tinggi ini? (Gdi)