WANITAINDONESIA.CO – Kabar gembira bagi para pecinta kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dan penggiat gaya hidup berkelanjutan. Langkah nyata menuju masa depan yang lebih bersih baru saja diresmikan di jantung kota Jakarta.
Pada Kamis (5/3/2026), Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menggandeng PLN untuk menghadirkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbaru di lingkungan kantor pusat mereka. Bukan sekadar fasilitas pengisian biasa, kehadiran infrastruktur ini menjadi simbol sinergi kuat untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik di tanah air.
Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi, waktu tentu sangat berharga. Memahami hal tersebut, SPKLU di area parkir Kementerian Perdagangan ini dilengkapi dengan tiga unit Electric Vehicle Direct Current (EVDC) tipe Ultra Fast Charging.
Dengan total enam konektor, fasilitas ini dirancang untuk memberikan layanan pengisian daya kilat dan andal. Anda tidak perlu lagi menunggu lama untuk “mengisi napas” mobil listrik sebelum kembali meluncur di jalanan ibu kota.
Peresmian SPKLU ini dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Menteri Budi Santoso menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen besar pemerintah dalam mendorong transformasi menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan.
“Keberadaan SPKLU ini bukti nyata dukungan kita terhadap percepatan penggunaan kendaraan listrik. Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan optimal oleh pegawai maupun masyarakat luas,” ujar Budi Santoso.
Senada dengan hal tersebut, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa kendaraan listrik adalah kunci efisiensi energi masa depan yang mampu menekan emisi karbon secara signifikan.
Bagi para pembaca yang masih ragu beralih ke mobil listrik karena khawatir sulit mencari tempat pengisian daya, data terbaru dari PLN mungkin bisa mengubah pikiran Anda.
Hingga saat ini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah mengoperasikan total 683 unit SPKLU di 385 lokasi strategis di Jakarta dan sekitarnya. Pilihan pengisiannya pun beragam: 145 unit Ultra Fast Charging (>60 kW)
70 unit Fast Charging (25-60 kW), dan 468 unit Medium Charging (22 kW).
Moch. Andy Adchaminoerdin, General Manager PLN UID Jakarta Raya, menambahkan bahwa pembangunan SPKLU di pusat pemerintahan seperti Kemendag bertujuan untuk mempermudah akses sekaligus memicu adopsi kendaraan ramah lingkungan yang lebih masif.
Dengan semakin banyaknya titik pengisian daya yang canggih dan mudah dijangkau, gaya hidup eco-friendly dengan kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar impian, melainkan pilihan nyata yang semakin nyaman dijalani.
Jadi, sudah siap beralih ke kendaraan listrik untuk Jakarta yang lebih biru? (Gdi)

