WANITAINDONESIA.CO – Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Rasuna Said 2026 akan resmi digelar pada Minggu, 10 Mei 2026, sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta. Kegiatan yang menjadi lokasi baru Car Free Day (CFD) tersebut berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.(08/05/2026)
Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa kawasan Rasuna Said dipersiapkan menjadi titik baru CFD seperti kawasan Sudirman–Thamrin. Menurutnya, penambahan lokasi ini dilakukan untuk memberikan lebih banyak ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, dan berkumpul bersama keluarga saat akhir pekan.
“Rasuna Said itu nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi car free day seperti Sudirman – Thamrin,” ujar Pramono.
Ia juga membuka peluang adanya penyesuaian jam operasional CFD di masa mendatang agar pemanfaatan ruang publik di Jakarta semakin optimal dan mampu mendorong gaya hidup sehat masyarakat ibu kota.
Selama pelaksanaan CFD berlangsung, akses kendaraan di sejumlah ruas Jalan HR Rasuna Said akan dibatasi sementara. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif bagi pengendara.
Masyarakat yang biasa melintas di kawasan Kuningan, Setiabudi, hingga arah Casablanca diimbau menyesuaikan rute perjalanan sejak pagi hari. Jalan HR Rasuna Said diketahui menjadi salah satu koridor utama penghubung Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.
Dishub DKI juga memastikan sejumlah jalur alternatif tetap dapat digunakan selama CFD berlangsung guna menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar area penutupan jalan. Selain itu, masyarakat disarankan menggunakan transportasi umum untuk mengurangi potensi kemacetan.
Layanan TransJakarta dan LRT Jabodebek disebut tetap beroperasi normal selama kegiatan berlangsung.
Berikut salah satu rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama CFD Rasuna Said:
Pengendara dari arah Manggarai menuju Tanah Abang atau Karet diarahkan melalui Jalan Sultan Agung, kemudian menuju Jalan Galunggung, dilanjutkan ke Jalan Karet Pasar Baru Timur III dan Jalan Karet Pasar Baru Timur II, sebelum keluar menuju Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo.
Pemprov DKI berharap perluasan kawasan CFD ini dapat menjadi alternatif ruang terbuka baru bagi warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan aktivitas publik di Jakarta. (erl)





