WanitaIndonesia.co, Jakarta – Seperti umat muslim pada umumnya, Teuku dan Shireen Sungkar memiliki Bestie kala menyambut Hari Kemenangan.
Selain meningkatkan kualitas ibadah dengan tadarus menghatamkan Al-Qur’an. Aspek kebersihan di rumah menjadi konsen utama mereka.
Ditemui saat puncak Program Gerakan Masjid Bersih, di Masjid Raya Pondok Indah Jakarta, Teuku menceritakan tradisi memeriahkan Ramadan di rumah diantaranya membersihkan rumah secara menyeluruh, yang mereka lakukan seminggu jelang Ramadan.
“Biasanya kan jelang Lebaran, tapi kami merasa lebih afdol dilakukan sebelum Ramadan. Karena momen Ramadan menjadi istimewa dengan peningkatan kualitas ibadah di rumah, “ucap Teuku.
Saat Ramadan mereka kompak untuk mengurangi pekerjaan di luar berusaha lebih fokus ke keluarga, mengajak anak-anak mereka lebih mendekat ke Allah. Utamanya dengan tadarus Al-Qur’an, sholat berjamaah serta memedomin ajaran Al-Qur’an, dan Sunnah Rasul yang diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari.

Di Rumah, Masjid Lantai Harus Bersih, Higienis, Wangi!
Teuku mengatakan, “Sebagai Kepala Rumah Tangga saya wajib untuk mengimani sholat 5 waktu, tadarus Al-Qur’an bersama anak-anak saya Teuku Adam, Cut Hawwa, dan Cut Shafiyyah.
Terkadang setelah aktivitas ibadah, kegiatan terus berlanjut sembari tiduran.”
“Anak-anak senang mendengarkan cerita inspiratif Nabi Muhammad. Lewat kebiasaan beliau sehari-hari, mereka tergerak untuk meneladani serta mempraktikkan dalam aktivitas sehari-hari. Seperti pada saat makan, memanfaatkan waktu serta banyak lagi, “imbuh Teuku.
Teuku menyampaikan, “Nah karena aktivitas ini banyak dilakukan di lantai pada ruang ibadah, saya dan Shireen senantiasa memastikan lantai rumah dalam keadaan bersih, higienis serta wangi.
Taktik jitu yang kami lakukan dengan membersihkan lantai setiap hari menggunakan Wipol. Cairan pembersih lantai favorit keluarga.”
Teuku yang turut menjadi bagian dari Gerakan Masjid Masjid Bersih, yang puncak penyelenggaraannya dilaksanakan di Masjid Raya Pondok Indah Jakarta mengaku bahagia.
“Selain melakukan ritual ibadah di rumah, saya kerap membawa keluarga untuk melakukannya di masjid. Ini merupakan rumah kedua umat Islam, utamanya saat Ramadan seperti saat melakukan iktikaf di sepuluh terakhir Ramadan. Apa yang membuat masjid terasa lekat di hati umat?. Kebersihannya senantiasa terjaga, rapi, wangi serta interiornya yang indah, “terang Teuku.
“Kebersihan masjid itu harus dimaknai secara menyeluruh dari ruang sholat, selasar, hingga ke tempat wudhu serta kamar kecilnya terjaga kebersihannya, “terangnya.
“Semasa lajang, saya pernah melakukan iftikad di Masjid Raya Pondok Indah, di sini saya merasa lebih khusyuk serta nyaman karena aspek kebersihannya.
Karena terjaga kebersihannya, saya selaku pengunjung tentu akan lebih peduli serta berhati-hati untuk turut membantu menjaga kebersihan masjid. Karena selain diperuntukkan sebagai tempat ibadah, masjid juga difungsikan sebagai kegiatan sosial kemasyarakatan, “ucap Teuku.
“Bahkan ada yang menjadikan masjid sebagai tempat untuk menuntaskan hajat.
Karenanya, tugas menjaga kebersihan masjid itu merupakan ranah mutlak tak hanya bagi pengurus masjid namun juga bagi para jamaah, “katanya.

Kagum dengan Masjid Nabawi, Program Gerakan Masjid Bersih
Teuku melanjutkan, “Pun halnya saat saya berada di masjid Nabawi, Madinah. Saya senang serta merasa kagum. Setiap hitungan menit, para petugas kebersihan di sana dengan sigap serta cekatan akan membersihkan seluruh area masjid, guna menjaga kenyamanan para jamaah yang jumlahnya sangat banyak itu.”
“Karena Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan secara keseluruhan, agar terhindar dari virus, dan penyakit. Ditekankan dalam ajaran bahwa kebersihan itu sebagian dari iman umat Islam, “tegasnya.
“Berharap umat Islam tetap Istiqomah dalam mendukung Gerakan Masjid Bersih yang diinisiasi oleh PT Unilever Indonesia berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia agar terus berkelanjutan, hingga nantinya para pengurus serta jamaah terbiasa untuk senantiasa menjaga kebersihannya, “ajaknya.
“Ingatlah Istiqomah itu lebih berat dari hijrah yang mana umat harus teguh, dan konsisten dalam menjalankan kebaikan serta ketaatan kepada Allah SWT. Baik dalam akidah, ibadah, akhlak meskipun menghadapi tantangan, dan godaan. Tetap
berusaha menjaganya ya, “tutup Teuku.