Site icon Wanita Indonesia

Belajar Dari INPP Yang Memanfaatkan Limbah Plastik Untuk Bangun SLB

Salah satu proyek yang dikembangkan PT Indonesian Paradise Property Tbk (BEI: INPP). INPP.

WANITAINDONESIA.CO – Perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade dalam ranah properti kerap mengukir cerita tentang bangunan megah, tetapi di balik dinding beton yang menjulang, ada nilai sosial yang tidak kalah penting untuk dipupuk. Menandai kiprah selama 24 tahun di tanah air, PT Indonesian Paradise Property Tbk (BEI: INPP) menghadirkan terobosan baru melalui peluncuran program Pembuat Masa Depan (Future Maker).

Inisiatif keberlanjutan sosial di bawah payung kampanye Membangun Masa Depan (#BuildingTomorrow) ini memfokuskan perhatian pada perluasan akses pendidikan melalui pembangunan fasilitas belajar, pendampingan sekolah, serta keterlibatan aktif para karyawan.

Sebagai pijakan awal, perusahaan bermitra dengan Yayasan Hati Bahagia Indonesia (Happy Hearts Indonesia) untuk menyokong pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia Pasir Meong yang berlokasi di Kabupaten Bandung.

Langkah ini tidak sekadar menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan layak bagi anak-anak berkebutuhan khusus, melainkan juga memadukan aspek kelestarian lingkungan secara nyata melalui pemanfaatan balok bangunan berbahan dasar sampah plastik daur ulang berkualitas tinggi.

Integrasi antara kepedulian sosial dan lingkungan hidup tersebut dijelaskan secara detail oleh Siti Utami, Chief Corporate Communication Paradise Indonesia yang menyebut lewat Future Maker, Paradise Indonesia mengintegrasikan pembangunan sekolah dengan implementasi ESG berkelanjutan.

“Penggunaan blok plastik daur ulang di SLB Budi Mulia, Cililin, Kabupaten Bandung, diproyeksikan bisa mengurangi 2- 4 ton sampah plastik dan menurunkan emisi karbon sekitar 10 ton, sekaligus menghadirkan ruang belajar yang aman dan inklusif,” ucap Siti dalam keterangan resmi, Jumat.

Andri Hadi, Presiden Direktur Paradise Indonesia menegaskan kekuatan utama dari program ini terletak pada kepedulian kolektif seluruh elemen dalam perusahaan yang bergerak secara selaras.

“Kami mengajak karyawan di seluruh unit bisnis untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan Future Maker. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Andri.

Setelah merampungkan fondasi program pada 2026, jangkauan manfaat dari aksi keberlanjutan ini dipastikan tidak berhenti di satu wilayah saja. Paradise Indonesia merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis di delapan kota pada 2027 sebagai wujud komitmen menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial serta lingkungan hidup di sekitar area operasionalnya.

Seluruh rekam jejak, pengalaman, dan kapabilitas yang dibina selama lebih dari 24 tahun menjadi pijakan kokoh bagi perusahaan untuk terus bertumbuh sekaligus meraih peluang bisnis masa depan. Sejalan dengan penguatan portofolio, deretan aset yang dimiliki turut menopang kontribusi pendapatan berulang (recurring income) sebagai pilar pendapatan terbesar perusahaan. Ke depannya, target kontribusi pendapatan berulang dipatok tetap berada pada kisaran 70–75% hingga akhir tahun demi menjaga stabilitas keuangan dan memperkokoh fondasi bisnis jangka panjang.

Ketika pertumbuhan bisnis dan kepedulian terhadap bumi dapat berjalan beriringan, setiap langkah kecil yang diambil hari ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, membuktikan bahwa kemajuan sejati adalah kemajuan yang merangkul semua orang tanpa terkecuali. (gdi)

Exit mobile version