Batik Riana Kesuma Rayakan Keindahan Jakarta Lewat Koleksi “Jakarta: Heritage in Bloom” di Indonesia Fashion Week 2026

Batik Riana Kesuma Angkat Pesona Jakarta di Indonesia Fashion Week 2026. Foto : Dok Batik Riana

WANITAINDONESIA.CO – Batik Riana Kesuma kembali mempersembahkan karya terbarunya di panggung Indonesia Fashion Week 2026 melalui koleksi bertajuk “Jakarta: Heritage in Bloom”. Koleksi ini menjadi interpretasi tentang Jakarta sebagai kota yang terus tumbuh, berkembang, dan hidup dalam keberagaman budaya.

Founder sekaligus Creative Director Batik Riana Kesuma, Riana Kusuma, mengungkapkan bahwa ide koleksi ini lahir dari hal-hal sederhana yang ada di sekelilingnya. Setelah melalui proses pencarian inspirasi, ia memilih menghadirkan motif-motif yang merepresentasikan karakter khas Jakarta.

“Awalnya saya sempat kesulitan mencari ide motif yang akan saya tuangkan dalam kain-kain batik. Namun, setelah lama berkarya, saya selalu membayangkan koleksi yang nyaman dikenakan, memiliki keindahan sekaligus filosofi yang bermakna. Dari situlah muncul ide untuk mengangkat motif-motif yang ada di sekitar kota Jakarta,” ujarnya.

Inspirasi utama koleksi ini berasal dari bunga sepatu yang banyak tumbuh di berbagai sudut Jakarta. Bunga tersebut dipilih sebagai simbol kehidupan, ketangguhan, dan harapan, sekaligus menggambarkan Jakarta sebagai kota yang terus berkembang tanpa meninggalkan identitas budayanya.

Keindahan bunga sepatu kemudian dipadukan dengan motif pucuk rebung atau tumpal pasung yang terinspirasi dari ornamen arsitektur Rumah Betawi. Motif geometris ini melambangkan pertumbuhan, semangat untuk terus maju, sekaligus penghormatan terhadap akar budaya masyarakat Betawi yang telah menjadi bagian penting dari sejarah Jakarta.

Menurut Riana, pucuk rebung juga memiliki makna ketegasan. Ia berharap filosofi tersebut dapat menjadi refleksi bagi Jakarta agar terus berkembang dengan tetap menjaga ketertiban dan keindahan kotanya.

“Pucuk rebung melambangkan ketegasan atau lurus. Maknanya, kota ini membutuhkan ketegasan demi tujuan yang baik, seperti penegakan aturan dan menjaga keindahan taman-taman kota,” jelasnya.

Sebagai representasi Jakarta, Monumen Nasional (Monas) turut dihadirkan sebagai elemen utama dalam koleksi ini. Monumen ikonik tersebut menjadi simbol persatuan, semangat perjuangan, dan identitas bangsa yang tetap kokoh di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Seluruh elemen tersebut diwujudkan melalui perpaduan warna-warna cerah seperti merah, merah muda, jingga, kuning, hijau, dan biru. Ragam warna ini menggambarkan kehidupan Jakarta yang penuh energi, dinamis, sekaligus mencerminkan keberagaman budaya yang saling melengkapi.

“Sebagai pengusaha batik, saya ingin memberikan sesuatu untuk Jakarta. Semoga karya-karya ini dapat dinikmati masyarakat sebagai bentuk rasa terima kasih saya kepada ibu kota,” tutur Riana.

Melalui koleksi ini, Batik Riana Kesuma ingin menyampaikan bahwa Jakarta bukan sekadar kota metropolitan, melainkan ruang tempat budaya, sejarah, tradisi, dan modernitas tumbuh berdampingan. Setiap helai batik menjadi media yang menceritakan bagaimana warisan budaya tetap hidup dan terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Sementara itu, CEO Batik Riana Kesuma, M. Rio Rahmana, mengatakan bahwa inovasi akan terus dilakukan agar batik semakin dekat dengan generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi identitasnya.

“Batik merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga. Kami akan terus menghadirkan inovasi, termasuk desain busana yang lebih adaptif seperti outer dengan siluet modern. Namun, motif batiknya tetap mempertahankan karakter klasik yang ringan, dinamis, dan nyaman dikenakan sehingga generasi muda semakin bangga memakai batik,” ujarnya.

Partisipasi Batik Riana Kesuma di Indonesia Fashion Week 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam melestarikan batik Indonesia melalui karya-karya yang relevan dengan perkembangan zaman. Lewat koleksi “Jakarta: Heritage in Bloom”, Batik Riana Kesuma mengajak masyarakat untuk melihat Jakarta sebagai kota yang terus bertumbuh, berakar kuat pada tradisi, dan mekar dalam keberagaman budaya. (ver)