
WANITAINDONESIA.CO – Kabar duka datang dari keluarga Audy Item dan Iko Uwais. Pasangan selebritas ini harus menerima kenyataan pahit setelah kehamilan anak ketiga yang sebelumnya disambut penuh sukacita berakhir dengan keguguran.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Audy Item melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (11/8/2026). Dalam unggahan tersebut, Audy mengungkapkan perpisahannya dengan calon buah hati yang telah menemaninya selama tujuh minggu di dalam kandungan.
“Innalilahi Wainnaa Illaihi Rojiun.. Selamat jalan sayang terima kasih sudah menemani mama 7 minggu dalam kandungan, insyaallah ini yg terbaik,” tulis Audy Item.
Kehilangan tersebut tentu bukan hal mudah bagi Audy maupun Iko Uwais. Apalagi, kehamilan anak ketiga sebelumnya menjadi kabar bahagia yang telah dinantikan oleh seluruh keluarga.
Sebelum menyampaikan kabar duka, Audy dan Iko sempat membagikan kebahagiaan mereka mengenai kehamilan anak ketiga.
Kabar tersebut bahkan diumumkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-14. Bagi Audy, kehadiran calon buah hati menjadi salah satu hadiah pernikahan paling indah yang diberikan Tuhan untuk keluarganya.
“Bismillahirahmanirahiim..Our dua list grows longer..our love grows bigger..kado 14 th wedding anniversary terindah..Alhamdulillah ya ALLAH mohon doanya ya semua,” ungkap Audy dalam unggahannya kala itu.
Kabar kehamilan tersebut juga disambut bahagia oleh kedua putri mereka, Atreya dan Aneska. Kehadiran calon adik baru di tengah keluarga Audy dan Iko sebelumnya menjadi sumber kebahagiaan tersendiri.
Di tengah rasa kehilangan, Audy menegaskan bahwa dirinya bersama Iko dan kedua putrinya berusaha menerima takdir yang telah ditetapkan.
Audy menyebut seluruh keluarga telah berusaha mengikhlaskan kepergian calon buah hati yang diyakininya sebagai seorang anak laki-laki.
“Insyaallah Mama,papa @iko.uwais ,kakak Atreya,kakak Aneska IKHLAS. Al fatihah untuk mu Anak ku sayang yg kuyakini seorang laki2,” tulis Audy.
Pesan tersebut menjadi ungkapan perpisahan sekaligus bentuk keteguhan hati keluarga kecil mereka dalam menghadapi kehilangan. (GIE)




