Site icon Wanita Indonesia

Antisipasi Kemacetan Ibu Kota, Warga Diimbau Cermati Titik Unjuk Rasa Hari Ini

Polda Metro Jaya melaksanakan apel kesiapan personel di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Humas Polda Metro Jaya.

WANITAINDONESIA.CO – Aktivitas warga Ibu Kota pada peringatan Hari Sumpah Pemuda perlu disiasati dengan kecermatan ekstra agar mobilitas harian tidak terhambat. Gelombang penyampaian pendapat di muka umum yang diusung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) memadati sejumlah ruas jalan utama Jakarta hari ini.

Konsentrasi pergerakan massa dijadwalkan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB di kawasan strategis sekitar Gedung DPR/MPR RI hingga Monas. Sementara itu, aksi utama BEM UI dipusatkan di kawasan Bundaran HI mulai pukul 14.00 WIB. Guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, warga yang hendak melintas atau beraktivitas di seputar jalur-jalur utama tersebut diharapkan dapat mengatur kembali rute perjalanan.

Guna menjaga kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat umum, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiagakan 1.249 personel lalu lintas khusus. Ribuan petugas tersebut diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi sekaligus menerapkan rekayasa arus kendaraan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pengamanan dan pengaturan ini dilakukan untuk mengawal 77 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada hari ini, yang mencakup 53 aksi penyampaian aspirasi serta 24 kegiatan publik lainnya. Penjagaan ketat disebar di beberapa titik krusial, di antaranya kawasan Gedung DPR/MPR RI, depan Gedung UOB, Tugu Tani, hingga Silang Selatan Monas.

Dalam mengawal dinamika lapangan, aparat kepolisian berkomitmen menjalankan tugas pelayanan secara ramah dan dialogis agar hak penyuara aspirasi maupun pengguna jalan tetap terjaga serasi.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi serta diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Oleh karena itu, pelaksanaan tugas dimulai dari langkah-langkah pendekatan persuasif dan humanis,” kata Dadang saat memimpin apel kesiapan personel di Jakarta, Rabu.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto juga menekankan pentingnya komunikasi dan negosiasi dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Beliau menginstruksikan seluruh personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga Pengamanan Dalam (Pamdal) agar bertugas secara profesional, seimbang (proporsional), dan sesuai tata cara kerja baku (SOP). Menurutnya, keselamatan seluruh warga negara, baik peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas sehari-hari, merupakan prioritas paling utama.

Selaras dengan hal tersebut, upaya rekayasa jalan terus diselaraskan dengan kondisi lalu lintas terkini agar gangguan terhadap perjalanan warga dapat diminimalkan semaksimal mungkin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyebutkan pelayanan di lapangan itu meliputi pengaturan arus lalu lintas, penyediaan fasilitas kesehatan, serta pembentukan komunikasi yang baik dengan peserta aksi.

“Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional, menyesuaikan perkembangan dinamika di lapangan,” ujar Budi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto pun mengimbau para peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib, damai, serta tetap menghormati hak-hak pengguna jalan dan masyarakat lainnya dengan tidak merusak fasilitas umum. Beliau menambahkan bahwa semangat “Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik” menjadi landasan utama dalam mengawal kegiatan tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan publik, Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf apabila pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan sempat mengganggu perjalanan warga. Masyarakat yang beraktivitas diimbau untuk rajin memantau pembaruan lalu lintas terkini melalui kanal resmi Pusat Manajemen Lalu Lintas (Traffic Management Center / TMC) Polda Metro Jaya atau menghubungi Layanan Polisi 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian di jalan.

Menghadapi dinamika Ibu Kota hari ini, perencanaan rute perjalanan yang matang dan sikap saling menghormati di jalan raya menjadi kunci kebersamaan kita. Mari tetap beraktivitas dengan tenang, waspada, dan bersama-sama menjaga ketertiban ruang publik yang kita cintai ini. (gdi)

Exit mobile version