WANITAINDONESIA.CO — Kabar mengenai Kangen Band kembali menjadi sorotan setelah vokalis Andika Mahesa mengungkapkan keinginannya untuk vakum dari aktivitas grup. Keputusan tersebut diambil setelah seluruh jadwal manggung yang telah disepakati hingga perayaan malam tahun baru selesai dijalankan.
Andika menegaskan, keinginannya untuk vakum bukan berarti dirinya memutuskan meninggalkan Kangen Band secara permanen. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk menenangkan diri setelah merasa mengalami tekanan secara psikologis akibat persoalan internal yang terjadi di dalam grup.
“Kayaknya saya trauma banget, seperti kayak saya enggak dihargai, kayak diinjak-injak aja gitu,” ujar Andika.
Vokalis yang dikenal dengan sapaan Babang Tamvan tersebut mengatakan masih mempertimbangkan langkah terbaik untuk dirinya. Ia memilih mengambil jeda sembari memikirkan keluarga dan orang-orang terdekatnya.
“Saya pengin bukan mundur lah, vakum dulu lah saya mikir dulu. Saya pengin vakum dulu, kasihan anak-anak saya, keluarga saya, orang-orang yang tersakiti kan,” katanya.
Andika juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi yang membuatnya merasa posisinya di Kangen Band berubah. Padahal, menurutnya, grup musik tersebut dibangun bersama sejak awal perjalanan mereka di Lampung.
“Masa orang kerja cari duit seusia kita kayak ngerasa tertindas aja diri saya. Kayak enggak ada harganya aja gitu. Kayak owner, founder, saya berarti karyawan dong di sini? Sementara dari nol kan kita sama-sama,” tutur Andika.
Meski tengah menghadapi persoalan internal, Andika memastikan dirinya tetap akan menyelesaikan tanggung jawab profesional yang telah disepakati hingga akhir tahun. Ia tidak ingin mengecewakan promotor, personel lainnya, maupun penggemar Kangen Band.
“Saya pengin menenangkan diri saya lah. Saya mental sama batin kena juga sih sebenarnya, cuma ya saya masih pikir saudara-saudara kita ini, personel-personel yang lain kan kasihan,” ujarnya.
Sebelumnya, gitaris Kangen Band, Dodhy, mengumumkan pembubaran grup melalui akun media sosial pribadinya pada 12 September 2026. Pernyataan tersebut kemudian memunculkan polemik mengenai masa depan Kangen Band serta persoalan kepemilikan nama grup.
Andika berharap persoalan tersebut tidak berakhir dengan perpecahan tanpa adanya pembicaraan bersama. Ia menginginkan seluruh personel duduk bersama untuk membahas masa depan band yang telah mereka bangun sejak awal. (GIE)

