Pilih Tangga Ketimbang Lif, Jantung Lebih Sehat dan Umur Panjang

Berjalan di anak tangga setiap hari dapat menjaga kesehatan Anda. Gdi

WANITAINDONESIA.CO – Siapa sangka, kebiasaan kecil mengabaikan lif dan memilih melangkah menaiki anak tangga setiap hari menyimpan rahasia besar bagi kelangsungan hidup manusia modern.

Sebuah riset mutakhir yang dipublikasikan di American Journal of Cardiovascular Drugs seperti dikutip media Health mengungkapkan bahwa kebiasaan sederhana memilih tangga daripada lif terbukti efektif memangkas risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular maupun berbagai faktor penyebab lainnya. Penelitian ini memberikan angin segar bagi siapa saja yang memiliki kesibukan tinggi dan kesulitan meluangkan waktu khusus untuk berolahraga di pusat kebugaran (gym).

Penulis utama studi tersebut, Sophie Paddock, MBBS, seorang pengajar klinis kehormatan di University of East Anglia Norwich, Inggris, menjelaskan bahwa masyarakat tidak memerlukan waktu berjam-jam untuk membuat jantung bekerja lebih optimal. Menurutnya, memilih tangga merupakan cara paling praktis untuk menyisipkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian.

Dalam analisis komprehensif tersebut, para peneliti meninjau sembilan makalah ilmiah yang melibatkan sekitar 480.000 partisipan berusia 35 hingga 84 tahun dengan masa pengamatan rata-rata selama 14 tahun. Hasilnya mencengangkan, yakni kebiasaan menaiki tangga dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat sebab apa pun sebesar 24 persen, sementara penurunan risiko khusus untuk kematian akibat penyakit kardiovaskular mencapai 39 persen.

Kendati demikian, para periset belum menemukan batasan pasti mengenai jumlah ideal anak tangga yang harus dinaiki setiap harinya. Namun, temuan menunjukkan bahwa semakin sering seseorang melakukannya, semakin besar pula potensi manfaat kesehatan yang bisa diperoleh untuk jangka panjang.

Jia Shen, MD, MPH, seorang ahli jantung sekaligus direktur Klinik Kardiovaskular UC San Diego Health di Hillcrest dan Bankers Hill, menyatakan bahwa dirinya tidak merasa terkejut dengan hasil temuan tersebut mengingat besarnya peran aktivitas fisik dalam menunjang kebugaran jantung.

Senada dengan hal tersebut, Tamanna Singh, MD, selaku direktur Pusat Kardiologi Olahraga Cleveland Clinic menambahkan bahwa aktivitas ini secara khusus mampu meningkatkan kebugaran kardiorespirasi serta memperbaiki berbagai penanda kesehatan penting seperti kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol tubuh.

Meskipun sifat penelitian ini sebagian besar masih berupa observasi yang menunjukkan keterkaitan alih-alih hubungan sebab akibat langsung, para pakar sepakat bahwa konsistensi gerakan fisik harian tetap memberikan dampak nyata. Pritha Gupta, MD, PhD, seorang ahli jantung di UCLA Health, mengingatkan agar masyarakat menjadikan kebiasaan ini sebagai pelengkap dan tetap memadukannya dengan bentuk olahraga lain seperti berjalan kaki ataupun bersepeda secara rutin demi kebugaran tubuh yang paripurna. (gdi)