
WANITAINDONESIA.CO – Bagi sebagian anak, pergi ke dokter gigi mungkin masih terasa menegangkan. Namun, suasana berbeda terlihat di Lapangan Desa Bojong Sabandar, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada 11–12 September 2026. Ribuan warga berkumpul dalam suasana yang lebih santai untuk belajar menjaga kesehatan gigi sekaligus mendapatkan pemeriksaan gigi secara gratis.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) 2026 yang digelar Formula bersama International College of Dentists (ICD), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), dan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Mengusung tema “Formula Generasi Kuat Indonesia”, kegiatan ini menargetkan 7.000 peserta. Sebanyak 2.000 anak mengikuti edukasi dan sikat gigi bersama, sementara 5.000 masyarakat umum mendapatkan pemeriksaan gigi gratis.
Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar agenda peringatan HKGN. Ada kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan, berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan gigi, sekaligus mengetahui kondisi kesehatan gigi yang selama ini mungkin belum pernah diperiksa.
Ketika pemeriksaan gigi jadi pengalaman yang lebih dekat
Di tengah aktivitas tersebut, edukasi menjadi salah satu bagian penting. Anak-anak diajak memahami bahwa menjaga gigi bukan hanya dilakukan ketika sakit, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari.
Pesan sederhana seperti menyikat gigi secara rutin dan melakukan pemeriksaan gigi secara berkala menjadi semakin relevan ketika melihat masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan gigi.
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 56,9 persen penduduk Indonesia berusia tiga tahun ke atas mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya 11,2 persen yang mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan gigi.
Kondisi inilah yang membuat kegiatan edukasi dan pemeriksaan langsung di tengah masyarakat menjadi penting, terutama untuk mendorong kebiasaan preventif sejak dini.
Ketua PDGI Cabang Cianjur, drg. H. Muchamad Sarbini Wahid Heryanto, MKM, mengatakan bahwa “Kesehatan gigi dan mulut tidak hanya berkaitan dengan penanganan ketika masalah sudah muncul tetapi juga bagaimana masyarakat memiliki pengetahuan dan kebiasaan yang tepat untuk mencegahnya,” ujarnya.
Masyarakat indonesia masih banyak yang memeriksakan giginya ketika sudah ada keluhan , sakit gigi baru ke dokter . Padahal dengan kondisi gigi yang baik maka dapat mengunyah dengan baik kemudian makanan dapat di cerna dengan baik sehingga tubuh mendapatkan nutrisi.
15.000 paket sikat dan pasta gigi dibawa pulang
Selain mendapatkan pemeriksaan, masyarakat yang hadir juga memperoleh 15.000 paket sikat dan pasta gigi secara cuma-cuma.
Dukungan tersebut diharapkan membuat edukasi yang diberikan selama acara tidak berhenti di lokasi kegiatan. Kebiasaan menjaga kesehatan gigi dapat dilanjutkan oleh masyarakat bersama keluarga di rumah.
Bagi anak-anak, pesan tentang kesehatan gigi pun diperkenalkan melalui kegiatan yang lebih menyenangkan. Sikat gigi bersama menjadi salah satu cara untuk membuat kebiasaan tersebut terasa lebih dekat dan mudah diterapkan dalam keseharian.
Dari Cianjur, Formula membawa pesan tentang generasi kuat
Kegiatan di Cianjur menjadi bagian dari komitmen Formula yang telah hadir selama 40 tahun dalam mendampingi kebutuhan perawatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.
Managing Director Formula, Jenifer Fransisca, mengatakan bahwa membangun generasi kuat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Selama 40 tahun, Formula tidak hanya hadir melalui produk perawatan gigi dan mulut, tetapi juga berkomitmen mendorong masyarakat membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini,” ungkapnya.
Menurut Jenifer, edukasi dan akses layanan kesehatan perlu berjalan beriringan agar masyarakat tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga kesehatan gigi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memeriksakan kondisi giginya.
Sehat dan Berdaya
Menariknya, rangkaian HKGN 2026 di Cianjur juga tidak hanya berbicara mengenai kesehatan.
Formula berkolaborasi bersama CRYSTALIN, menghadirkan area kuliner yang turut melibatkan UMKM Desa Bojong. Para pelaku usaha lokal mendapatkan ruang untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka kepada masyarakat yang hadir.
Dengan pendekatan ini, kegiatan kesehatan sekaligus menjadi ruang pertemuan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Ada malam religi dan panggung rakyat
Kegiatan semakin dekat dengan masyarakat, rangkaian acara juga dikemas dengan hiburan. Pada 11 September, hadir malam religi bersama Opick dan Ustaz Maulana, sedangkan 12 September dilanjutkan dengan panggung rakyat bersama JIGO dan Billy Joeava.
Ustaz Maulana juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas kehidupan sehari-hari.
“Menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah bagian penting dari menjaga kesehatan diri. Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi secara rutin dan melakukan pemeriksaan berkala dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dan rasa percaya diri,” tuturnya.
Pada akhirnya, pesan yang dibawa dari Cianjur cukup sederhana: kebiasaan sehat tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dari menyikat gigi dengan benar, memeriksakan gigi secara berkala, hingga mengajarkan anak untuk peduli pada kesehatan giginya, langkah kecil tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan membangun generasi yang lebih sehat.
Melalui semangat “Formula Generasi Kuat Indonesia”, Formula berharap kebiasaan tersebut terus dibawa pulang oleh masyarakat dan menjadi kebiasaan baik dalam keseharian. (wib)




